Benarkah Kemunculan Gunung Emas di Kongo Tanda Akhir Zaman?

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 22 Mar 2021 09:43 WIB
Congolese artisanal miners are seen mining for gold in the Togo-Kazaroho area on July 11, 2018 in Ituri Province. The Togo-Kazaroho Gold Mining site lies deep within the Ituri Forest. Miners will stay out in the forest for up to a week, by the end of the week the will usually have mined about Six grams of gold. The gold gets sold to traders in the near by town of Mambasa, from there it will either head legally to the town of Bunia or Illegally over the borders in Uganda. (Photo by John WESSELS / AFP)
Ilustrasi/Foto: AFP/JOHN WESSELS
Jakarta -

Warga dunia dihebohkan dengan kemunculan gunung emas di Kongo. Penemuan ini viral karena dikaitkan dengan datangnya akhir zaman atau kiamat.

Gunung emas yang berada di Provinsi Kivu Selatan, Kongo, diduga berasal dari mengeringnya Sungai Efrat. Namun lokasi ditemukannya gunung emas ini sangat jauh dari sungai.

Fenomena ditemukannya gunung emas yang dikaitkan dengan akhir zaman pun sudah ada dalam Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim, Muhammad SAW bersabda: "Sudah dekat suatu masa (kiamat) di mana Sungai Efrat akan menjadi surut airnya, lalu tampak perbendaharaan daripada emas, maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu." (HR Bukhari dan Muslim).

Namun hanya Allah yang tahu kapan hari kiamat tiba. Allah sengaja merahasiakan terjadinya hari kiamat. Hal ini agar manusia senantiasa waspada terhadap segala kemungkinan seperti kematian. Kematian adalah sebuah kiamat kecil.

Berikut tanda akhir zaman dilansir Buku Tafsir Ilmi: Kiamat dalam Perspektif Al Quran dan Sains oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Hari Kiamat adalah hari akhir zaman. Selain itu juga hari kebangkitan sesudah mati yakni orang yang telah meninggal dihidupkan kembali untuk diadili perbuatannya.

Kepastian akan adanya Hari Kiamat berdasarkan firman Allah Surat Al Hajj ayat 7:

وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ - ٧

"Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur." (QS Al Hajj ayat 7).

Berikut Tanda-tanda Akhir Zaman atau Kiamat dilansir sumber yang sama:

1. Terbelahnya Bulan

Peristiwa terbelahnya bulan sudah terjadi pada saat Nabi Muhammad masih berada di Mekah. Kejadian ini merupakan jawaban atas tuntutan kaum musyrikin kepada Nabi untuk menunjukkan tanda-tanda kenabi- annya.

2. Munculnya Api dari Medinah

Munculnya api dari Medinah yang cahayanya bisa terlihat dari Kota Busra di Syam (Suriah). Dalam sebuah riwayat dijelaskan:

"Hari kiamat tidak akan tiba sampai ada api yang keluar dari tanah Hijaz, sehingga leher unta yang di Busra bisa terlihat. (Riwayat al- Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

3. Munculnya Dajal

Munculnya banyak Dajal yang mengaku nabi, baik pada saat Rasul masih hidup maupun setelah wafat. Dalam satu hadis disebutkan bahwa jumlahnya sekitar 30 orang. Namun Nabi tidak memerincinya satu per satu.

"Hari kiamat tidak akan datang sampai muncul banyak dajal sang pembohong, (jumlahnya) sekitar 30 orang dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah. (HR Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

4. Budak Perempuan Melahirkan Tuannya dan Banyaknya Bangunan Tinggi

Tanda akhir zaman ini telah dijelaskan sendiri oleh Nabi ketika ditanya tentang tanda-tanda kiamat. Nabi bersabda: "Ada budak perempuan melahirkan tuannya, dan engkau akan melihat banyak orang yang tadinya tidak memakai sandal, tidak memakai baju, penggembala kambing, berlomba meninggikan bangunan. (HR Al-Bukhari dan Muslim dari Umar bin Al-Khattab).

Ungkapan 'budak perempuan melahirkan tuannya', bisa diartikan secara hakiki, yaitu ketika banyak budak yang digauli pemiliknya, lalu melahirkan anak lelaki. Karena nasab anak lelaki mengikuti ayahnya maka jadilah dia tuan bagi ibunya sendiri yang masih berstatus budak.

Ungkapan ini juga bisa dimaknai secara metaforis, bukan hakiki, yaitu banyak orang yang mendurhakai ibu sendiri dan memperlakukannya seperti budaknya sendiri.

Secara garis besar hadis ini menggambarkan banyaknya hal-hal kontradiktif karena rusaknya akhlak di akhir zaman.

Adapun ungkapan banyaknya gedung yang tinggi telah tampak nyata dewasa ini. Banyak orang yang tadinya miskin, dari kampung, tidak memakai sandal dan baju, dan bekerja menggembalakan kambing, akhirnya mempunyai kekayaan yang melimpah.

Lihat juga video 'Tambang Emas di Kongo Longsor, 50 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



Berlanjut ke halaman berikutnya.