Goks! Twit Pertama Bos Twitter Jack Dorsey Laku Rp 41 M

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 12:30 WIB
Twitter CEO Jack Dorsey addresses students during a town hall at the Indian Institute of Technology (IIT) in New Delhi, India, November 12, 2018. REUTERS/Anushree Fadnavis
Foto: Anushree Fadnavis/Reuters
Jakarta -

Twit pertama dari pendiri Twitter dan Square, Jack Dorsey akhirnya terjual seharga US$ 2,9 juta setara Rp 41,7 miliar (kurs Rp 14.400). Twit pertama Dorsey diposting pertama kali pada 21 Maret 2006.

Harga itu menjadi angka terakhir pada penawaran yang dilakukan di platform Valuables milik Cent, jaringan media sosial yang didukung oleh blockchain. Dalam platform itu twit Dorsey dijual dengan token digital NFT.

Bunyi tweet itu, berbunyi "Baru saja menyiapkan twitter saya," Dikutip dari CNBC, Selasa (23/3/2021)

Sebagai informasi, NFT adalah aset digital termasuk jpeg dan klip video, yang dapat diperjualbelikan, seperti halnya aset fisik. Karena berjalan di blockchain, buku besar digital terdesentralisasi yang mendokumentasikan transaksi, kepemilikan, dan validitas masing-masing dapat dilacak.

Sebelumnya, ada perang penawaran atas NFT twit Dorsey antara pengusaha teknologi Justin Sun dan CEO Oracle Bridge Sina Estavi. Pada akhirnya, tawaran Estavi lebih dari US$ 2,9 juta yang menjadi harga akhir untuk cuitan Dorsey. Estavi juga menawar US$ 1,1 juta dalam NFT untuk twit CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk, yang juga terdaftar di Valuables.

"Setelah Jack Dorsey selanjutnya tweet Elon Musk, saya ingin menekankan pentingnya NFT pada masa depan crypto dan bidang teknologi. Saya ingin mendorong keterlibatan dalam kegiatan amal di ruang kripto," ujar Estavi.

Meski tweet pertama Dorsey telah dibeli oleh Estavi, menurut pihak Valuables, twit itu sendiri akan terus ditayangkan di Twitter, tetapi pemenang lelang akan memiliki NFT, yang ditandatangani dan diverifikasi oleh penciptanya, seperti tanda tangan virtual. Selain itu, proses verifikasi harus dilakukan oleh penciptanya sendiri di dalam akunnya.

Pada bulan Maret, Dorsey mengatakan bahwa semua hasil dari penjualan NFT-nya akan dikonversi ke bitcoin dan disumbangkan ke GiveDirectly, sebuah organisasi yang membantu mereka yang hidup dalam kemiskinan di Afrika.

"Dikirim ke @GiveDirectly Africa fund," tweet Dorsey pada hari Senin. Twit itu pun dibalas oleh Estavi dengan mengatakan, "Terima kasih, @sinaEstavi."

Dorsey telah lama menjadi pendukung ruang crypto. Perusahaan layanan keuangannya, Square telah membeli bitcoin tambahan senilai YS$ 170 juta, dan secara konsisten, Dorsey telah menjadi pendukung bitcoin. Saat ini, Dorsey memiliki kekayaan US$ 13 miliar, menurut Forbes.

(eds/eds)