Bos BUMN Doyan Impor Siap-siap Kena Pecat Erick Thohir!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 26 Mar 2021 06:45 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) menjadi perhatian serius Kementerian BUMN. Bahkan, TKDN tersebut kini menjadi ukuran kinerja atau key performance indicator (KPI) direksi atau komisaris BUMN.

KPI tersebut menjadi penentu kelangsungan direksi atau komisaris di perusahaan pelat merah.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, ada target-target TKDN yang mesti dipenuhi direksi dan komisaris. TKDN ini sebagai penentu karir direksi dan komisaris ke depannya.

"Salah satu KPI direksi itu dan komisaris di BUMN adalah peningkatan TKDN. Jadi ada target-target yang diberikan kepada komisaris dan direksi. Mereka harus mencapai TKDN, kalau tidak mencapai TKDN mereka KPI-nya nggak tercapai," katanya dalam Webinar Ruang Energi, Kamis (25/3/2021).

"Dan ini akan membuat mereka dipertimbangkan apakah diteruskan atau nggak diteruskan sebagai pengelola BUMN, jadi salah satu KPI ini," katanya.

Arya mengatakan, untuk mendorong TKDN pihaknya mengembangkan digital dashboard. Kemudian, meningkatkan sinergi dengan surveyor.

"Jadi comply standardnya jelas, apa itu yang disebut TKDN standardnya jelas, jadi nggak ngasal bikin laporan, nanti direksinya bikin laporan 'Kami sudah mencapai TKDN sekian persen' itu versi mereka. Kita nggak, kita tentukan dengan survey, surveyor kita libatkan di sini untuk monitoring kita yang comply," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Tag Terpopuler