Jokowi Pastikan Tak Ada Impor Beras Sampai Juni, Petani Happy!

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 28 Mar 2021 07:23 WIB
Jakarta -

Petani menyambut baik putusan Pesiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunda pelaksanaan impor beras sampai Juni 2021 mendatang. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Zulharman Djusman pada Mei nanti dipastikan akan ada panen raya.

"Kami menyambut sangat antusias atas pernyataan tersebut, karena dari data kami kan sampai dengan bulan Mei kita akan melaksanakan panen raya di seluruh Indonesia dan juga sekarang sudah mulai cuaca agak membaik karena untuk musim hujan sudah mulai agak menyusut di beberapa daerah dan matahari sudah mulai bisa menyinari untuk mengeringkan gabah-gabah petani," ujar Zulharman kepada detikcom, Sabtu (27/3/2021).

Selain itu, petani berharap Bulog bisa membeli harga gabah dan beras petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang sudah ditentukan.

"Untuk masalah harga sendiri sebenarnya untuk harga di Indonesia ini tergantung dari Bulog, kalau memang harga Bulog konsisten dengan kategori yang dimasukkan itu sekitar 15% untuk kadar kekeringan ya Insyaallah dengan harga yang sudah ditetapkan dengan HPP dari Bulog Insyaallah bisa menyelamatkan harga dari petani sendiri," katanya.

Namun, apabila ternyata ada gabah yang kurang sesuai dengan standarnya, petani tak keberatan bila dibeli lebih murah, asalkan gabah dan beras mereka tetap terjual dan tak terbuang sia-sia diganti beras impor.

"Namun tetap kami akan konsisten dengan pernyataan KaBulog jika ada gabah atau beras petani yang tidak standar dari harga yang telah ditetapkan dan tentang spesifik yang diberikan KaBulog maka kami juga bersedia untuk diturunkan harganya," sambungnya.