Volkswagen Mau Ganti Nama...tapi Boong!

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 31 Mar 2021 10:24 WIB
FILE- In this Tuesday, Feb. 25, 2020 file photo, workers complete an electric car ID.3 body at the assembly line during a press tour at the plant of the German manufacturer Volkswagen AG (VW) in Zwickau, Germany. The coronavirus has cancelled business plans all over the world but Europes push into electric cars isnt one of them. Sales of battery-powered and hybrid cars have held up despite a deeply painful recession, mainly thanks to the action of governments. (AP Photo/Jens Meyer, file)
Foto: AP/Jens Meyer
Jakarta -

Produsen mobil Volkswagen (VW) belum lama ini mengumumkan akan mengganti nama menjadi 'Voltswagen' untuk meluncurkan beberapa mobil listrik. Dalam siaran terbarunya, perusahaan mengakui bahwa itu hanya April Mop.

"Volkswagen of America tidak akan mengubah namanya menjadi Voltswagen," kata perusahaan dikutip dari CNN, Rabu (31/3/2021).

"Penggantian nama tersebut dirancang untuk menjadi pengumuman dalam semangat April Mop, menyoroti peluncuran SUV all-electric ID.4 dan menandakan komitmen kami untuk menghadirkan mobilitas listrik kepada semua," tambahnya.

Lelucon itu dimulai Senin ketika Volkswagen of America secara singkat mengunggah siaran pers yang mengumumkan rencana untuk mengubah namanya menjadi Voltswagen. Nama itu diambil berdasarkan kata 'Volt' yang merupakan satuan listrik, karena mereka sedang menjual kendaraan listrik sekarang.

Dalam rilis yang diunggah Selasa pagi, Volkswagen mengklaim bahwa di Amerika mungkin akan menggunakan nama Voltswagen dalam iklan dan lencana krom di bagian belakang kendaraan listriknya. Nama itu tidak akan muncul pada mobil bertenaga bensin.

Ini bukan pertama kalinya sebuah perusahaan membuat permainan namanya untuk mempromosikan perubahan. Pada tahun 2018, jaringan restoran IHOP mengumumkan rencana untuk mengubah namanya menjadi IHOb.

IHOP adalah singkatan dari International House of Pancakes. Perubahan sementara dilakukan untuk mempromosikan Ultimate Steakburgers baru dari rantai tersebut. Belum jelas apakah langkah Volkswagen akan menjadi aksi sementara seperti IHOP.

(aid/zlf)