Dikritik Terkait Hak Pekerja, Amazon Pecat Dua Karyawannya

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 06 Apr 2021 10:21 WIB
Logo Amazon, Amazon
Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta -

U.S. National Labor Relations Board atau Dewan Hubungan Perburuhan Nasional AS menemukan raksasa e-commerce Amazon telah memecat dua karyawannya secara ilegal. Pemecatan itu diduga karena dua karyawan itu mengkritik perusahaan perihal hak pekerja untuk menyampaikan kritik dan sarannya.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/4/2021) dua karyawan itu bernama Emily Cunningham dan Maren Costa yang dipecat pada tahun lalu. Mereka disebut telah menuduh Amazon menegakkan peraturan dengan cara diskriminatif, memiliki aturan yang tidak jelas hingga menahan pekerja mendapatkan haknya.

Cunningham dan Costa juga mengkritik Amazon yang terus mempekerjakan karyawannya demi keuntungan dibandingkan harus melindungi karyawannya yang berisiko tertular COVID-19. Mereka juga memprotes agar perusahaan meningkatkan aturan protokol kesehatan di pabrik.

Dewan buruh mengatakan direktur regionalnya di Seattle akan mengeluarkan pengaduan jika para pihak yang bersangkutan tidak menyelesaikan kasus tersebut.

Menanggapi masalah tersebut, Amazon membantah dengan mengatakan bahwa perusahaan selalu mendukung hak pekerja untuk menyampaikan kritik kepada perusahaan. Amazon juga mengungkap kritik dan saran dari pekerja tidak akan membuat pekerja dipecat.

"Kami memberhentikan karyawan ini bukan karena berbicara di depan umum tentang kondisi kerja, keselamatan, atau keberlanjutan, melainkan karena berulang kali melanggar kebijakan internal," kata Amazon.

Namun, Amazon tidak menjelaskan kesalahan internal apa yang dilakukan oleh Cunningham dan Costa. Saat dimintai keterangan mengenai hal itu, Cunningham dan Costa tidak segera membalas.

Presiden Internasional Serikat UFCW, Marc Perrone yang unit lokalnya membantu mengajukan tuntutan seperti yang dituntut oleh Cunningham dan Costa. Perrone mengatakan, "Hari ini adalah pengingat bahwa Amazon akan melanggar hukum untuk membungkam pekerjanya sendiri yang berbicara."

Simak juga 'Logo Baru Aplikasi Amazon Dicibir Mirip Kumis Hitler':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)