Mulai Besok Rapid Test Antigen di Stasiun Cuma Rp 85.000!

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 08 Apr 2021 13:50 WIB
Sebanyak 54 pengungsi korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulbar, tiba di Solo. Para pengungsi pun menjalani rapid test antigen saat tiba di Bandara Adi Soemarmo
Foto: Agung Mardika
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai besok (9/4) menurunkan tarif Rapid Test Antigen di stasiunnya. Dari yang sebelumnya Rp 105.000, menjadi Rp 85.000 untuk setiap pemeriksaan.

"Penurunan tarif ini berlaku mulai 9 April 2021 di seluruh stasiun yang melayani pemeriksaan Rapid Test Antigen," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom, Kamis (8/4/2021).

KAI memberikan alternatif bagi para calon pelanggan kereta api yang ingin melakukan pemeriksaan atau screening COVID-19 di stasiun, bisa melalui Rapid Test Antigen atau GeNose C19.

"Sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021, masa berlaku hasil negatif rapid test Antigen adalah 3x24 jam sejak dilakukan pengambilan sampel," kata Joni.

Joni memastikan pihaknya seluruh pelanggan KA Jarak Jauh telah memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai, maka dilarang melanjutkan perjalanan dan tiket akan dibatalkan.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun, calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Layanan Rapid Test Antigen saat ini telah tersedia di 43 stasiun yang merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia, melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo serta pihak-pihak lainnya.

Rincian stasiun yang melayani Rapid Test Antigen adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja.

Sejak dibuka pada 21 Desember 2020 sampai dengan 5 April 2021, KAI telah melayani 493.014 peserta Rapid Test Antigen di Stasiun.

"KAI mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan screening deteksi COVID-19 pada moda transportasi Kereta Api guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19," tutup Joni.



Simak Video "Tes Antigen Acak di Pantura Jaring Puluhan Pemudik"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/dna)