Jakarta Jadi Kota Termahal Dunia, Kalahkan Mumbai hingga Vancouver

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 11:22 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (7/4/2021). 

Pembangunan tugu yang berbentuk satu buah ban sepeda berukuran raksasa tersebut sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda yang masif digunakan masyarakat Ibu Kota di tengah pandemi COVID-19.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Global Wealth and Lifestyle Report baru merilis 25 daftar baru kota termahal dunia 2021. Ternyata Ibu Kota Indonesia, Jakarta juga masuk daftar tersebut.

Mengutip CNBC, Selasa (13/4/2021), dalam laporan dirilis oleh Bank Julius Baer itu mencatat Jakarta masuk urutan ke 20 sebagai kota termahal dunia bagi orang kaya. Kedudukan Jakarta mengalahkan Sao Paulo, Mumbai, Mexico City, Vancouver, dan Johannesburg.

Laporan itu juga menyebut kawasan Asia menjadi benua termahal dunia bagi orang-orang kaya. Sebab empat dari lima besar urutan teratas kota termahal dunia diduduki kota dari Asia termasuk Shanghai, Tokyo, Hong Kong, dan Taipei.

Kota Shanghai, China menduduki peringkat pertama dari 25 kota dunia termahal dunia. Hong Kong, nomor satu tahun lalu, kini merosot ke posisi ketiga. Sementara Tokyo, Jepang tetap stabil di posisi kedua. Taipei, Taiwan berada di posisi kelima dan sedangkan urutan keempatnya ditempatkan oleh Monako, negara kecil kaya di Eropa Barat.

Eropa dan Timur Tengah berada di peringkat kedua menjadi kawasan termahal bagi konglomerat. Sementara AS selama terpukul oleh pandemi menjadj kawasan termurah karena dolar AS dan Kanada jatuh terhadap mata uang global utama lainnya.

Peringkat tersebut didasarkan pada harga sejumlah barang mewah yang dibeli oleh orang-orang kaya di 25 kota dunia. Tahun ini, daftar tersebut terjadi perubahan besar, empat dari 18 item diganti karena pandemi COVID-19 mengubah kebiasaan belanja konsumen.

Empat item itu di antaranya personal trainers, wedding banquets, Botox, dan piano keluar dari daftar item termahal digantikan oleh sepeda, treadmill, asuransi kesehatan, dan paket teknologi, termasuk laptop dan telepon.

"Selama setahun dilanda lockdown global, teknologi pribadi dan treadmill melonjak popularitasnya, sementara harga sepatu wanita anjlok. Ke depan, kami pikir semua item ini akan terus menjadi barang termahal" kata laporan itu.

Secara keseluruhan, barang mewah yang mengalami penurunan harga terbesar dalam dolar AS adalah sepatu wanita turun 11,7%, suite hotel 9,3%, dan anggur 5,3%. Sedangkan penerbangan kelas bisnis 11,4%, wiski 9,9%, dan jam tangan 6,6% mengalami peningkatan terbesar.

Laporan itu memperkirakan Asia akan mempertahankan bentengnya sebagai kawasan termahal di dunia bagi orang kaya selama beberapa tahun mendatang. Hal itu diperkirakan karena pertumbuhan ekonominya terus berlanjut dengan cepat.

China diprediksi akan tetap menjadi pasar barang mewah terkemuka di dunia karena konsumen China yang kaya menguasai. Pada tahun 2025, China diperkirakan akan menguasai 47% -49% pasar barang mewah, dibandingkan AS 16% -18% dan Eropa 12% -14%.

Simak juga 'Ini Penampakan Proyek Tugu Sepeda Rp 800 Juta di Sudirman Jakpus':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)