Duh! 6 Dari 10 Orang Pakai Dana Darurat buat Kebutuhan Ramadhan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 15:06 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Ada yang menarik dari perilaku masyarakat selama bulan Ramadhan. Khususnya untuk pengelolaan keuangan di bulan Ramadhan di masa pandemi.

Hal ini tercantum dalam survei bertajuk OVO Market Research Survey. Survei yang dilakukan pada 469 responden pengguna OVO di Jabodetabek dan non Jabodetabek ini ingin mengetahui perilaku masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan di bulan Ramadhan.

Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengungkapkan 6 dari 10 orang Indonesia mengaku sulit mengatur keuangan selama Ramadhan, terlebih karena pandemi yang membuat kebutuhan cenderung lebih banyak.

"52% orang menggunakan dana darurat (yang ditarik dari tabungan atau investasi) untuk kebutuhan Ramadhan," kata Harumi dalam konferensi pers, Selasa (13/4/2021).

Dia mengungkapkan ada 4 dari 10 orang melenceng jauh dari rencana awal terkait perencanaan keuangan saat Ramadhan. Lalu 43% orang menggunakan seluruh THR-nya untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kemudian hanya 4 dari 10 orang yang menyimpan THR untuk tabungan jangka panjang. Ada 50% orang yang akan memberi THR meskipun tidak dapat bertemu saudara dan kerabat. THR ini dibagikan melalui transfer.

Lalu tidak mendapatkan THR menjadi kekhawatiran terbanyak yang dipilih oleh responden terkait Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

"Mayoritas responden memilih untuk menyalurkan THR sebagai hadiah untuk orang lain, kebutuhan sehari-hari, ditabung dan berinvestasi," jelas dia.

Perencana Keuangan Lolita Setyawati mengungkapkan dari survei tersebut tercermin kesalahan yang sering kali dilakukan saat Ramadhan. Mulai dari tidak membuat perencanaan hingga mudah tergoda saat berbelanja.

(kil/ara)