Pegawai BUMN Ditangkap Terkait Aksi Bom? Kementerian: Pensiunan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 22:15 WIB
Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Bom Meledak di Sibolga (Zaki Alfarabi/detikcom)
Foto: Ilustrasi Bom Meledak (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Kementerian BUMN buka suara soal penangkapan pegawai BUMN terkait kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar oleh Densus 88 dan Polda Sulsel.

Setelah melakukan pengecekan, menurut Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga yang ditangkap ternyata bukan pegawai BUMN.

Justru yang ditangkap menurut Arya adalah pensiunan karyawan BUMN. Dia hanya menjawab singkat tanpa memberikan keterangan tambahan apapun.

"Informasi yang kami dapat bahwa yang ditangkap itu bukan pegawai BUMN, tapi pensiunan karyawan BUMN," kata Arya kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Sebelumnya, disebutkan pegawai salah satu BUMN ditangkap terkait dengan bom bunuh diri pasangan suami istri di Gereja Katedral. Orang yang disebut-sebut pegawai BUMN itu ditangkap oleh tim Densus 88 Polri yang bekerja sama dengan Polda Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan menyatakan dengan ditangkapnya orang ini totalnya sudah ada 33 orang yang ditahan terkait aksis teror di Makassar.

Zulpan menjelaskan, orang yang disebut pegawai BUMN itu berinisial N dan merupakan kelahiran 1963. Dia tak menjelaskan pegawai itu berasal dari BUMN apa, Zulpan juga belum merinci lebih lanjut keterkaitan N dengan aksi pasutri bomber.

"Tangkapan terakhir yang ke-33 itu kemarin ditangkap di Maros. Inisialnya N, yang bersangkutan pegawai BUMN kelahiran 1963," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat ditemui di kantornya di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (19/4/2021).



Simak Video "Vaksinasi Pegawai BUMN Sempat Tak Jaga Jarak, Ini Penjelasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/dna)