Ada Diskon Pajak Mobil 100%, Astra: Sangat Menolong

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 22 Apr 2021 12:30 WIB
Gedung Astra
Foto: Dok. Astra International
Jakarta -

PT Astra International Tbk (ASII) menilai penurunan tarif pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor (kbm) hingga nol persen sangat menolong kinerja penjualan perusahaan.

Direktur Astra International, Gideon Hasan mengatakan pemberian diskon pajak kendaraan bermotor ini diprediksi akan meningkatkan penjualan pada tahun 2021.

"Ketika pembebasan pajak nol persen, ada pertumbuhan market signifikan,"katanya Gideon dalam konferensi pers RUPST, Kamis (22/4/2021).

Gideon menyebut, peningkatan penjualan kendaraan bermotor diperkirakan akan lebih tinggi 80.000 unit dari angka proyeksi yang sudah ditetapkan oleh Gaikindo.

"Dari Gaikindo memproyeksikan untuk 2021 diperkirakan market tumbuh lebih banyak 80 ribu. Jadi pandangan kami program pandangan sangat menolong dari sisi market," ungkapnya.

Mengutip CNBC Indonesia, pendapatan bersih konsolidasian Grup Astra pada kuartal pertama tahun 2021 sebesar Rp 51,7 triliun, juga menurun 4% dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu Rp 54 triliun.

Beberapa pointer dari kinerja Astra yakni, penjualan mobil menurun 24% dan penjualan sepeda motor menurun 17%. Penjualan alat berat Komatsu meningkat, yang sebagian terpengaruh oleh penurunan volume kontraktor penambangan, penjualan minyak kelapa sawit dan produk turunannya lebih rendah, dan posisi neraca keuangan dan pendanaan yang kuat.

Dari sisi otomotif, laba bersih divisi otomotif Grup Astra menurun 26% menjadi Rp 1,4 triliun, yang mencerminkan penurunan volume penjualan.

Secara rinci, penjualan mobil nasional menurun 21% menjadi 187.000 unit pada kuartal pertama tahun 2021, menurut data Gaikindo.

Penjualan mobil Astra menurun 24% menjadi 99.000 unit dengan pangsa pasar menurun dari 55% menjadi 53%. Pada periode ini telah diluncurkan lima model revamped.

Penjualan sepeda motor secara nasional menurun 18% menjadi 1.294.000 unit pada kuartal pertama tahun 2021, data Kementerian Perindustrian.

Penjualan Astra atas sepeda motor Honda menurun 17% menjadi 1.008.000 unit, namun pangsa pasar sedikit meningkat. Pada periode ini telah diluncurkan dua model baru dan lima model revamped.

(hek/eds)