Kementan Klaim RI Swasembada Ayam-Telur, tapi...

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 22 Apr 2021 20:15 WIB
Seorang pensiunan guru asal Blitar, Jawa Timur, bernama Sukarman sukses menjadi peternak ayam petelur. Ini kisahnya dalam bingkai foto.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan, Indonesia secara prinsip telah swasembada ayam dan telur. Ayam dan telur ini sendiri telah menjadi kebutuhan pokok karena termasuk sumber protein yang murah.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Nasrullah dalam diskusi Indef, Kamis (22/4/2021).

"Secara prinsip bahwa Indoensia itu swasembada untuk ayam dan telur, itu kata kunci. Dan ayam telur itu sudah masuk bahan pokok termasuk sumber protein yang murah," katanya.

Namun demikian, dia bilang, Indonesia masih tergantung dengan luar. Dia bilang, Indonesia masih mengalami ketergantungan bibit karena belum bisa menghasilkan sendiri.

"Kemandirian ini, swasembada ini, kita itu masih ada ketergantungan yang harus mau tidak mau terjadi, yang pertama adalah bibit. Bibit ini belum kita hasilkan sendiri," katanya.

Kemudian, Indonesia masih dihadapkan pada masalah bahan pakan. Dia menuturkan, sekitar 40-50% komponen pakan terbesar yaitu jagung bisa diproduksi dalam negeri.

"Tapi di luar daripada itu didominasi bahan baku dari negara-negara subtropis yang artinya kita nggak punya," katanya.

(acd/dna)