Genjot Ekspor UMKM, Kemendag Gandeng Google

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 23 Apr 2021 06:30 WIB
Hubungkan Asia Tenggara dan Amerika, Facebook dan Google Pasang Kabel Bawah Laut Baru
Foto: DW (SoftNews)
Jakarta -

Pemerintah serius menggenjot potensi ekspor dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Terkait hal itu, Kementerian Perdagangan menggandeng sejumlah pihak swasta, salah satunya adalah Google.

Country Director Google Indonesia, Randy Jusuf bertemu dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi untuk membahas implementasi program kerja sama ini. Program ini telah dibahas cukup lama sejak tahun lalu.

"Berawal dari beberapa kali kunjungan kami ke Wamendag Jerry Sambuaga di mana kami sepakat bahwa harus ada fasilitasi bagi UMKM untuk meningkatkan ekspor nasional. Dari situ Tim Wamendag, para pejabat Kemendag dan kami terus berkoordinasi agar program ini terwujud," kata Randy, ditulis Jumat (23/4/2021).

Selain Google, pihak swasta yang terlibat dalam program pelatihan ini adalah BNI, Nobu dan Kiosbank.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, program ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Perdagangan M Lutfi. Lutfi berambisi untuk menaikkan kelas UMKM Indonesia.

"Salah satu arahan Mendag adalah agar ekonomi masyarakat khususnya UMKM bisa berjalan dan meningkat. Karena itu, pandemi ini kami lihat sebagai sebuah peluang untuk membangun landasan yang lebih kuat bagi UMKM. Kita berhasil menggandeng Google dan beberapa bank", kata Jerry.

Bentuk pelatihan ekspor untuk UMKM ini akan difokuskan pada implementasi teknologi digital. Pelatihan online ini akan fokus pada beberapa aspek antara lain pelatihan keuangan, akuntansi hingga pemasaran secara daring (online).

Hal ini berangkat dari spesialisasi sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak. Bank BNI misalnya, akan memberikan pelatihan pengembangan kemampuan pengelolaan keuangan dan kerja sama pembiayaan kepada UMKM yang akan melakukan ekspor. Ini karena BNI punya pengalaman dan jaringan yang kuat di luar negeri.

NOBU yang punya kemampuan dalam perbankan digital akan memberikan pelatihan pada seputar keuangan digital. Kiosbank akan memberikan pelatihan dasar akuntansi yang dibutuhkan agar UMKM bisa memiliki standar pencatatan keuangan yang baik. Sedangkan Google, akan memfasilitasi pelatihan dalam e-commerce dan berbagai pemasaran daring lainnya.

Pelatihan akan diadakan di berbagai daerah. Salah satu yang difokuskan adalah Indonesia Timur. Pasalnya, potensi Indonesia Timur masih cukup banyak yang belum dieksplorasi.

"Dengan pelatihan ini diharapkan pengusaha-pengusaha dari Indonesia Timur bisa memperluas jaringan pembiayaan dan pemasaran," katanya.

(vdl/zlf)