Serikat Pekerja Desak DPR Segera Loloskan RUU PKS

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 20:05 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Para pimpinan serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta DPR segera menuntaskan pembahasan RUU Pencegahan Kekerasan Seksual (PKS). Beleid tersebut dinilai mendesak untuk melindungi pelecehan seksual di lingkungan kerja. Hal itu dikemukakan dalam dialog dengan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di Gedung DPR RI.

"Kami ingin agar RUU itu segera disahkan agar perlindungan bagi anggota kami di tempat kerja bisa lebih maksimal, terutama di sektor garmen yang umumnya perempuan," cetus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional Ristadi dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2021).

Ketua umum Apindo Haryadi Sukamdani menambahkan pelecehan seksual mempengaruhi tingkat produktivitas pekerja. Hal itu dikatakan Haryadi1 berdampak pada kinerja perusahaan.

"Kali ini kami kompak dengan teman-teman serikat pekerja untuk meminta DPR segera membahas dan mengesahkannya," lanjut Haryadi.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan pemerintah berkomitmen untuk selalu menjaga dan melindungi pekerja. Ia berharap agar RUU PKS dapat memperkuat upaya perlindungan pekerja.

Wakil ketua DPR Muhaimin Iskandar yang menerima delegasi serikat buruh dan APINDO mengaku bersyukur dengan adanya dukungan dari komunitas pekerja dan pengusaha untuk RUU PKS.

"Tentu ini menambah energi kami untuk berjibaku membahas dan memperjuangkannya. Terima kasih banyak " ucap Muhaimin.

Sebagai informasi, sebagai bentuk desakan agar RUU PKS segera disahkan, sejumlah perwakilan serikat pekerja dan buruh (SP/SB) menjalin komitmen bersama pengesahan RUU PKS. Komitmen tersebut ditandantangani oleh Ketum Apindo Haryadi B. Sukamdani dan seluruh Presiden Konfederasi SP/SB saat menemui Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Muhaimin Iskandar.

Para pimpinan SP/SB tersebut antara lain Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorrys Raweyai, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristadi, Presiden Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Syaiful Bahri Anshori, dan Ketua Umum KSP BUMN Ahmad Irfan Nasution.

(ncm/hns)