Dicatat! 83.548 Desa Bisa Nikmati 4G di 2022

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 03 Mei 2021 20:15 WIB
Menkominfo Johny G Plate dan Komsi I DPR menggelar raker perdana di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Raker membaha program kerja Kemenkominfo 5 tahun ke depan.
Menkominfo Johny G Plate/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan 83.548 desa tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia terjangkau internet 4G pada 2022. Hal itu untuk mendukung rencana Kementerian Perdagangan mendorong perdagangan digital.

Menkominfo Johnny G Plate mengatakan target tersebut akan dikerjakan bersama dengan operator seluler di 3.435 desa. Kemudian 9.113 desa akan dikerjakan oleh Kominfo, sedangkan sisanya saat ini sudah terhubung internet.

"Ada 3.435 desa di wilayah komersial yang harus diselesaikan oleh seluruh operator seluler paling lambat yang saya minta 2022. Agar secara simultan membangun last mile BTS dan akses internet yang langsung dihubungkan ke satelit itu, bersamaan dengan Kominfo membangun 9.113 desa," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dilihat virtual, Senin (3/5/2021).

"Dengan demikian nanti di 2022 seluruh 83.548 desa di Indonesia sudah tersedia akses internet 4G," sambungnya.

Jika target tersebut tercapai, otomatis akan semakin banyak produsen dan konsumen perdagangan digital di Indonesia.

"Nanti Kemendag memperjumpakan antara demand side dan supply side menjadi lebih mudah. Di sini pentingnya kolaborasi antara kementerian, pemda untuk mempunyai visi yang sama sebagaimana arahan Presiden dan dengan platform e-commerce nasional kita harus punya spirit yang sama," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan infrastruktur internet menjadi modal utama dalam membuat perdagangan online lebih merata.

"Kita punya infrastruktur internet sangat penting, karena kalau tidak, di ujung-ujung Indonesia tidak bisa menjadi market dan produser barang Indonesia. Produksi Indonesia ini keren. Infrastruktur siap, produk siap, semua pasti berjalan dengan baik," katanya.

(aid/ara)