Tak Ada Jarak di Dalam Shuttle Bus Bandara Soetta

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 05 Mei 2021 12:34 WIB
Kondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-Hatta
Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta -

Kondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, padat jelang kebijakan larangan mudik pemerintah. Calon penumpang pesawat ini berdesakan di dalam bus di tengah arahan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

Shuttle bus sendiri kini menjadi pengganti Skytrain atau Kalayang yang berhenti operasi sementara.

detikcom menjajal sendiri shuttle bus ini, Rabu (5/5/2021). Di dalam bus, pengelola sebenarnya telah memberi tanda silang di beberapa bangku untuk memberikan jarak antar calon penumpang pesawat. Namun, tanda tersebut seolah tak dihiraukan calon penumpang. Penumpang tetap menduduki kursi meski telah diberi tanda silang.

Kondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-HattaKondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-Hatta Foto: Achmad Dwi Afriyadi

Tak ada yang mengingatkan apa yang dilakukan penumpang. Sementara, petugas hanya ada sopir saja di dalam bus. Bus jalan begitu penumpang sudah terisi penuh.

Situasi di dalam bus cukup tidak nyaman. Selain kursi yang penuh diisi penumpang tanpa jarak, ada juga penumpang yang berdiri.

Tak berhenti di situ, barang-barang berupa koper dan kotak juga mengisi bagian dalam bus. Alhasil, bus ini tampak tanpa jarak, baik di sisi kiri dan kanan penumpang karena duduk sejajar menyamping, maupun di bagian depannya yang berhadapan dengan barang.

Penumpang sendiri cenderung diam dan menerima kondisi tersebut. Tak terlihat ada yang protes ataupun mengeluh.

Kondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-HattaKondisi shuttle bus untuk pindah dari terminal ke terminal di Bandara Soekarno-Hatta Foto: Achmad Dwi Afriyadi
(acd/eds)