Warga AS Kini Bebas Wajib Pakai Masker? Nanti Dulu...

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 14 Mei 2021 08:30 WIB
Athens, Greece - February 18, 2019: The H1N1 virus, known as swine flu, has killed 56 people in Greece. In February of  2019, 18 people in intensive care units died due to H1N1 virus. People protect their self with the mask.
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Müge Ayma
Jakarta -

Sudah divaksinasi penuh dan berencana terbang? Anda tetap harus pakai masker ya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) atau CDC menyatakan orang-orang yang sudah divaksinasi penuh tidak perlu lagi memakai masker di dalam ruangan dan juga tidak perlu secara fisik menjaga jarak. Tetapi aturan pemerintah yang mewajibkan semua penumpang udara, kereta api, dan bus berusia di atas dua tahun untuk mengenakan masker masih berlaku.

Demikian disampaikan oleh Administrasi Keamanan Transportasi, seperti dikutip dari CNBC, Kamis (14/5/2021). Kebijakan tersebut baru akan berakhir pada 14 September 2021.

Maskapai mulai mewajibkan penggunaan masker sekitar setahun yang lalu pada awal pandemi virus Corona dan telah melarang ratusan pelanggan yang tidak mematuhinya. Operator kini mengharapkan perjalanan bisa terus pulih selama musim panas setelah lebih banyak orang telah divaksinasi dan wisata dibuka kembali.

United Airlines mengatakan maskapai akan mencabut persyaratan maskernya ketika pemerintah melakukannya. Untuk saat ini, mereka akan terus mematuhi aturan tersebut dan mengingatkan pelanggannya bahwa masker harus dipakai di pesawat dan di terminal selama persyaratan berlaku. Hal ini juga berlaku pada maskapai lain, termasuk American Airlines, Delta Air Lines, dan Southwest Airlines.

"Panduan terbaru CDC untuk orang-orang yang divaksinasi penuh terus mewajibkan semua pelancong memakai masker wajah di pesawat dan di bandara. Dan maskapai penerbangan AS akan memberlakukan persyaratan pada penerbangan selama mandat federal ada," kata juru bicara Airlines for America.

Belum jelas bagaimana maskapai penerbangan akan memverifikasi status vaksinasi penumpang, jika nantinya CDC melonggarkan panduan untuk perjalanan udara dan moda transportasi lainnya.

Yang pasti, serikat pekerja pramugari AS telah mendesak pemerintah untuk mewajibkan penggunaan masker yang telah berlaku pada Februari dan diperpanjang bulan lalu.

Administrasi Penerbangan Federal pada Januari lalu menerapkan kebijakan tanpa toleransi untuk penumpang nakal di pesawat dan denda hingga US$ 35.000. FAA mengatakan telah menerima sekitar 1.300 kasus penumpang nakal dari maskapai penerbangan sejak Februari dan sejauh ini menemukan pelanggaran di sekitar 260 kasus.

(hek/eds)