Sejarah Giant di Indonesia: Bertarung di 2002, Menyerah 2021

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 30 Mei 2021 12:00 WIB
Giant akan menutup seluruh gerai hingga Juli 2021. Terlihat dibeberapa gerai terdapat diskon meriah yang dipamerkan. Penasaran?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Seluruh gerai ritel Giant dikabarkan bakal tutup permanen per Juli 2021 mendatang. Keputusan itu diambil karena perusahaan induk pengelola ritel ini ingin fokus mengembangkan lini bisnisnya yang lain selain Giant.

Sebelum itu, seperti apa sejarahnya?

Giant berasal dari Malaysia. Mengutip laman giant.com.my, ritel ini pertama kali dibangun pada tahun 1944 oleh keluarga Teng Meng Chin di Sentul Pasar, Malaysia.

Lalu, kemudian diperluas dengan pembukaan gerai di Pusat Minimarket Teng di Bangsar pada tahun 1974. Seiring berkembangnya toko keluarga Teng, ritel ini terus berekspansi di Malaysia. Saat ini, Giant adalah ritel barang sehari-hari teratas di Malaysia.

Sukses di Malaysia, merek Giant juga hadir di negara tetangga yakni Singapura dan Indonesia.

Khusus di Indonesia, Giant dibesarkan oleh PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group). Di bawah Hero Group, Giant awalnya diberi nama Giant Hypermarket. Dibuka pertama kali pada tahun 2002. Gerai pertamanya berlokasi di Villa Melati, Tangerang.

Di 2013, bisnis Giant menjalani perubahan identitas dari Giant Hypermarket dan Giant Supermarket menjadi Giant Ekstra dan Giant Ekspres.

Perubahan ini juga diikuti dengan perubahan konsep dan pembedaan yang jelas antara kedua format tersebut, di mana Giant Ekstra akan menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan produk yang lengkap untuk kebutuhan bulanan konsumen. Sedangkan, Giant Ekpres akan menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan pelayanan cepat untuk melayani kebutuhan mingguan konsumen.

Berdasarkan laman resmi giant.co.id, total ada 100 gerai Giant tersebar di 96 daerah seluruh Indonesia dengan sekitar 14.000 karyawan.

Kini, satu per satu gerai Giant sudah ditutup. Sebentar lagi, seluruh gerai Giant tutup permanen di Indonesia.

PT Hero Supermarket Tbk memutuskan untuk menutup seluruh gerai Giant pada Juli 2021, sebab perusahaan ingin fokus mengembangkan merek dagangnya yang lain yaitu IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibanding Giant.

Lima gerai Giant yang ditutup bakal diubah menjadi IKEA. Sebagian lainnya dipertimbangkan menjadi gerai Hero Supermarket, dan sisanya ditutup permanen.



Simak Video "Menguji Adrenalin di Wahana Giant Swing Trans Studio Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)