Donasi dari ARMY Tembus Rp 200 Juta, Driver Ojol Minta Ini

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 10 Jun 2021 12:44 WIB
Sejumlah ojek online (ojol) mendatangi McDonalds Raden Saleh, Jakarta, Rabu (9/6/2021). Ramainya antrean membuat terjadinya kerumunan di lokasi ini.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dalam rangka mengapresiasi jasa driver ojek online (ojol) yang telah mengatre dan mengirim BTS Meal, fans BTS ARMY Indonesia menggalang dana untuk driver ojol. Pada hari ketiga donasi itu dibuka, donasi tembus Rp 200 juta.

Menanggapi hal itu, Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih terhadap galang donasi yang dilakukan oleh ARMY Indonesia.

Namun, Igun mengingatkan agar donasi itu diberikan kepada pihak yang tepat. Mengingat driver ojol di Indonesia ini sangat banyak.

"Kita berharap donasinya diberikan ke pihak yang tepat. Karena jumlah ojek online ini sangat banyak dan kita tidak mengetahui mana ojek online yang sudah kehabisan waktu untuk mengatre satu orderan event BTS itu dan program ini pun seluruh Indonesia tidak hanya Jakarta," jelasnya, kepada detikcom Kamis (10/6/2021).

Dia menyarankan, agar pihak ARMY Indonesia sendiri yang memberikan donasi langsung kepada driver ojol. Namun, yang dikhawatirkan akan menyebabkan kekisruhan lagi yang nantinya bisa menyebabkan pelanggaran protokol kesehatan.

"Mungkin akan lebih baik nilai tersebut disalurkan dalam bentuk barang kebutuhan pokok bagi temen-temen ojek online dan dari fans BTS sendiri atau penyelenggara sendiri dan langsung memberikan kepada teman-teman ojek onlinenya. Itupun juga beresiko kalau terjadi penumpukan lagi karena sekarang kan lagi situasi darurat pandemi COVID-19," tuturnya.

Igun juga tidak menyarankan donasi tersebut diberikan kepada pihak perusahaan aplikasi dan asosiasi. Sebab hal itu akan menimbulkan masalah baru terkait pembagian donasi nanya.

"Kami tidak menyarankan untuk diberikan kepada perusahaan aplikasinya diserahkannya. Kepada asosiasi pun nanti dianggapnya mengambil sejumlah bantuan, tidak disalurkan, padahal disalurkan. Jadi daripada menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan lebih baik diserahkan fans dari BTS tersebut kepada driver ojolnya tersebut," katanya.

Selain itu, Igun menyampaikan, Garda lebih setuju dengan sistem bahwa konsumen pemesan BTS Meal itu sendiri yang langsung memberikan apresiasi langsung kepada driver ojol.

"Kami dari Garda setuju dengan sistem pemesanan memberikan apresiasi secara pribadi langsung kepada driver yang mengantar makanannya. Kami lebih setuju seperti itu, karena sudah pasti dia (ojol) yang mendapatkan order, dia yang menerima order, dan dia yang mengantar pesanan ordernya dari pemesan ini," ungkapnya.



Simak Video "Kehebohan BTS Meal di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)