BUMN Farmasi Ini Ekspor Obat Batuk hingga Maag ke Afghanistan

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 13 Jun 2021 08:52 WIB
ilustrasi obat
Foto: iStock Ilustrasi Obat
Jakarta -

PT Indofarma Tbk (INAF) kembali melakukan ekspor produk-produk obat kesehatan. Kali ini anak usaha dari PT Bio Farma (Persero) itu mengirim produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar di Afghanistan.

Melansir keterangan resmi perusahaan, Minggu (13/6/2021) ekspor produk itu dilakukan di pabrik Indofarma dengan melepas sebanyak 4 unit kontainer dengan tujuan pelabuhan, Karachi.

"Dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini Indofarma sendiri telah menjalin kerjasama dengan Hikmat Hanafi Ltd yakni perusahaan distribusi farmasi yang berada di Negara Afghanistan selama lebih dari 20 tahun," tulis keterangan manajemen perusahaan.

Adapun produk yang sudah kita Export terdiri dari obat ethical generik, ethical branded dan OTC. Selain itu salah satu Produk Pareto untuk Afghanistan adalah OBH Plus dan Indomag Syrup.

Beberapa daftar produk Pareto yang akan dikirim antara lain

- OBH Plus Syrup btl 100ml, quantity 650.012 botol
- Indomag susp btl 150ml, quantity 48.850 botol
- Floxinaf 400mg tab, quantity 9.300 kotak

Sebagai informasi bahwa penjualan segmen produk obat Indofarma di Tahun 2020 tercatat sebesar Rp 865,86 miliar, naik Rp 140,09 miliar atau 19,30% dibandingkan 2019 sebesar Rp725,77 miliar. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan nilai penjualan dari segmen ekspor sebesar 27,11 % atau Rp3,91 miliar dibandingkan dengan tahun 2019 senilai Rp 14,42 miliar menjadi Rp 18,33 miliar.

"Untuk target pasar export 2021 ini yakni sebesar Rp 22 miliar. Sedangkan permintaan kebutuhan (Purchase Order) yang telah diterima kami hingga hari ini sudah sekitar Rp 23 miliar, sehingga diharapkan target tahun ini akan tercapai," tulis manajemen.

Beberapa negara tujuan ekspor yang saat ini telah berjalan antara lain Afghanistan, Singapore, Kamboja dan Vietnam. Sedangkan yang dalam proses penjajakan yakni Irak. Untuk sasaran negara berikutnya antara lain negara Azerbaijan, Nigeria, Timor Leste.



Simak Video "Obat Corona Segera Rilis di Indonesia Seharga Rp 1,3 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)