Diskon PPnBM 100% Mobil Diperpanjang Sampai Agustus, Apa Alasannya?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 13 Jun 2021 11:40 WIB
Diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil baru mulai berlaku Maret 2021. Di sisi lain, diskon itu memberi dampak bagi penjualan mobil bekas.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah memperpanjang diskon 100% Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru hingga Agustus 2021. Semula kebijakan ini hanya berlaku sampai akhir Mei 2021.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan perpanjangan program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri yang selama ini berkontribusi bagi perekonomian nasional.

"Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami, bahwa PPnBM DTP dapat diperpanjang. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, diperlukan terobosan untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (13/6/2021).

Perpanjangan pemberian insentif PPnBM mobil baru ini diusulkan oleh Menperin dan disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu.

Kementerian Perindustrian mencatat hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38 ribu orang. Selain itu, lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

"Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir," paparnya.

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program ini dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100%, Juli-Agustus 50%, dan Oktober-Desember 25%.

Melihat respons dan efek positif kinerja penjualan mobil, pemerintah memutuskan untuk melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100% untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50% juga diperpanjang menjadi Desember 2021.

"Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru," ungkap Agus.

Pada Maret saat awal diberlakukan diskon PPnBM ini, sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85%. Bahkan, pada April 2021, lonjakan penjualan mencapai 227% dibanding periode yang sama tahun 2020 lalu (year on year/yoy).

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan ritel secara akumulatif Januari-April 2021 naik 5,9% yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.



Simak Video "Ini Aturan Perpanjangan Diskon PPnBM 100% dari Sri Mulyani"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/das)