Hasil Survei: 99% UMKM Sudah Kantongi Banpers

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 16 Jun 2021 16:16 WIB
woman hand showing envelope and Indonesia rupiah money
Foto: Getty Images/iStockphoto/melimey
Jakarta -

Pemerintah terus berupaya untuk memulihkan ekonomi nasional dan peran UMKM dalam perekonomian negara. Hal itu dilakukan dengan memberikan BLT UMKM yang disebut Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Permberdayaan Ekonomi Kreatif, Tubagus Fiki Chikara Satari mengatakan berdasarkan survei dari Dampak Program PEN Terhadap UMKM yang dirilis oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 99% pelaku UMKM sudah menerima dan menggunakan BLT UMKM.

"Dari survei itu hanya 1% yang belum mendaftar Banpres BPUM," katanya, dalam dialog bertajuk 'Kreativitas UMKM Bertahan di Masa Pandemi' secara virtual, Rabu (16/6/2021).

Dia mengatakan dalam survei tersebut mengungkap 34% UMKM menggunakan BLT UMKM untuk membeli bahan baku dan 33% untuk membeli barang modal.

Selain itu, Fiki juga memaparkan survei dari BRI yang menyebut 91,3% pelaku UMKM yang menerima BPUM menggunakan dana yang didapat untuk memproduksi bahan baku, membeli bibit, dan menambah barang dagang.

"Sementara 42% UMKM dalam survei BRI itu mengatakan mengalami peningkatan kapasitas kinerja usaha dan 7,3% mengatakan sudah bisa mengopraasikan usahanya kembali," pungkasnya.

Seperti kita ketahui program BLT UMKM sudah diadakan sejak tahun lalu pada awal pandemi COVID-19 melanda. Pada tahap pertama bantuan yang diluncurkan sebesar Rp 2,4 juta per orang untuk 12 juta UMKM dan sudah tersalur sebanyak Rp 28 triliun.

Sementara, tahun ini BLT UMKM diluncurkan kembali dengan nilai setengah dari tahap sebelumnya sebesar Rp 1,2 juta. Hingga saat ini sudah tersalur kepada 9,8 juta UMKM setara secara total sudah tersalur banyak Rp 11,6 triliun.



Simak Video "Jokowi Bagi-bagi BLT di Kalteng, Minta Usaha Mikro Tak Tutup"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)