Bambang Brodjonegoro: Bolak-balik Jadi Menteri, Kini Komisaris di Mana-mana

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 07:00 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menyebutkan, pariwisata jadi salah satu sektor yang paling terpukul karena adanya pandemi COVID-19.
Foto: detikcom
Jakarta -

Perjalanan karir Bambang Brodjonegoro memang menarik untuk diikuti. Setelah beberapa kali menjabat sebagai menteri, Bambang kini mengisi posisi komisaris di sejumlah perusahaan.

Di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode pertama, ia ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. Ia merupakan salah satu orang yang berperan besar dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Kemudian, ia pun digeser sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Posisinya digantikan oleh Sri Mulyani Indrawati yang 'pulang kampung'.

Di pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua, Bambang masih dipercaya sebagai menteri. Namun, posisinya digeser lagi yakni sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Karirnya di pemerintahan pun berakhir ketika Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) digabung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jokowi memilih Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Usai di pemerintahan, Bambang pun banyak diincar perusahaan. Terbaru, ia menjadi komisaris independen PT Astra International. Dengan demikian,kini ia menduduki 3 jabatan komisaris di perusahaan yang berbeda yakni komisaris utama di perusahaan pelat merah PT Telkom Indonesia, perusahaan e-commerce Bukalapak dan komisaris independen Astra.

Selanjutnya
Halaman
1 2