Ini Daftar Perusahaan Besar yang Karyawannya Kembali WFO

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 21 Jun 2021 10:12 WIB
Young man and woman startups business meeting to discuss the situation on the marketing in the meeting room.
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Sudah satu tahun lebih para pegawai kantoran bekerja dari rumah (work from home/WFH). Namun beberapa perusahaan besar di Amerika Serikat (AS) mulai menyuruh karyawannya bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Itu dilakukan seiring menurunnya kasus COVID-19 dan semakin banyak warga Amerika yang divaksinasi. Perusahaan mulai membuat protokol tentang kegiatan di kantor.

Untuk bank-bank Wall Street, konsensus yang berkembang adalah setiap orang harus kembali ke meja kerja mereka pada Hari Buruh. Sementara itu, perusahaan teknologi mengambil pendekatan yang jauh lebih fleksibel.

Sedangkan untuk pekerja itu sendiri, berdasarkan survei Pew Research Center baru-baru ini, lebih dari setengahnya mengatakan bahwa jika diberi pilihan, mereka ingin tetap bekerja dari rumah bahkan setelah pandemi mereda.

Berikut daftar perusahaan yang mulai menerapkan kerja dari kantor (work from office/WFO) dilansir CNN:

Apple

Apple mengharapkan karyawan untuk kembali ke kantor mereka tiga hari seminggu pada bulan September. Demikian pesan yang ditulis CEO Tim Cook dalam email kepada karyawan awal bulan ini.

Karyawan diharapkan berada di kantor pada hari Senin, Selasa, dan Kamis, tetapi mereka yang memiliki peran yang memungkinkan kerja jarak jauh akan memiliki opsi untuk bekerja dari rumah pada hari Rabu dan Jumat.

Perusahaan juga menawarkan hingga dua minggu kerja jarak jauh setiap tahun dan mendorong vaksinasi.

Facebook

Facebook mengumumkan awal bulan ini bahwa karyawan dapat melamar pekerjaan jarak jauh jika peran mereka memungkinkan. Setiap pekerja yang ingin kembali ke kantor dapat melakukannya secara fleksibel tetapi dianjurkan untuk menghabiskan setidaknya setengah dari waktu mereka di kantor. Karyawan juga akan diberikan 20 hari setiap tahun untuk bekerja dari lokasi yang jauh.

CEO Facebook Mark Zuckerberg memberi tahu karyawan dalam sebuah memo bahwa dia berencana untuk terus bekerja dari jarak jauh setidaknya selama setengah tahun ke depan. Demikian juru bicara perusahaan mengonfirmasi kepada CNN Business.

Google

Hingga September, pekerja Google di seluruh dunia dapat terus bekerja dari jarak jauh sebelum memutuskan antara kembali ke kantor, bekerja di luar kantor Google yang berbeda, atau melamar kerja jarak jauh penuh waktu.

"Masa depan pekerjaan adalah fleksibilitas," tulis CEO Sundar Pichai dalam memo Mei kepada karyawan.

Pichai mengatakan dia mengharapkan sekitar 60% karyawan untuk kembali ke kantor, sementara 20% pindah ke kantor yang berbeda, dan 20% bekerja dari rumah.