BI Prediksi Pekan Keempat Juni Deflasi 0,11%

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 25 Jun 2021 22:15 WIB
Gedung bank Indonesia (BI).
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memperkirakan terjadi deflasi 0,11% month to month (mtm) pada minggu keempat Juni 2021. Hal itu diketahui berdasarkan survei pemantauan harga.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama deflasi Juni 2021 yaitu komoditas cabai merah -0,09% (mtm), daging ayam ras -0,08% (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06% (mtm), cabai rawit -0,04%, bawang merah -0,02% (mtm).

"Daging sapi, kelapa, tomat dan udang basah masing-masing sebesar -0,01% (mtm)," kata Erwin menambahkan, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2021 secara tahun kalender sebesar 0,79% year to date (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,38% year on year (yoy).

Beberapa komoditas yang mengalami inflasi antara lain telur ayam ras 0,03% (mtm) dan emas perhiasan 0,02% (mtm). Ada juga minyak goreng, sawi hijau, kacang panjang, nasi dengan lauk, serta rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Pada bagian lain, Erwin menjelaskan bahwa aliran dana asing yang masuk periode transaksi 21-24 Juni 2021 mencapai Rp 5,32 triliun. Jumlah itu masuk melalui pasar SBN sebesar Rp 4,04 triliun dan melalui saham sebesar Rp 1,28 triliun.

Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden beli neto Rp 10,36 triliun. Premi CDS Indonesia 5 tahun turun ke level 72,91 bps per 24 Juni 2021 dari 73,79 bps per 18 Juni.

"BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutupnya.

(aid/hns)