Antrean Isi Ulang Oksigen Rusuh Gegara Ada yang Beli Borongan

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 02 Jul 2021 12:02 WIB
Antrean Isi Ulang Oksigen Mengular
Foto: Siti Fatimah
Jakarta -

Antrean pengisian tabung gas oksigen di Jalan Minangkabau Timur, Pasar Manggis, Jakarta Selatan sempat diwarnai adu mulut antar warga. Hal tersebut terjadi di tengah antrean panjang pengisian tabung.

Adu mulut tak terhindarkan karena salah satu pelanggan mengisi tabung gas oksigen dalam jumlah yang banyak. Sedangkan warga lain tak terima karena akan memperpanjang dan memperlama antrean.

"Ya nggak terima, kita khawatir kehabisan, kan harusnya dibatasi. Bapak itu isinya sekaligus banyak, saya rasa di saat seperti ini harusnya saling ada pengertian lah," ujar warga saat dimintai keterangan dan tak ingin menyebutkan identitasnya.

Pemilik Oxygen Medical, Ervan mengatakan, perihal stok isi ulang tabung gas oksigen di tokonya dalam kondisi aman dan terkendali. Pasalnya, pihaknya baru saja mengisi stok dari distributor.

"Permintaan nya semakin hari semakin bertambah. Stok aman, di sini baru datang tapi itu pun kita dibatasin. Biasanya 100 tabung lebih, unit yang di bawa 80 90, nggak tahu ke depannya gimana tergantung dari pabriknya," kata Ervan kepada detikcom, Jumat (2/7/2021).

Lebih lanjut, stok diprediksi akan bertahan sampai satu bulan ke depan. Harga pun mengalami kenaikan yang tadinya Rp 15 ribu untuk tabung 1 m³ sekarang menjadi Rp 18 ribu.

Pembatasan pembeli pun akhirnya berlaku. Dia mengatakan, pembeli yang ingin mengisi ulang tabung gas oksigen saat ini dibatasi hanya 5 tabung berukuran 1m³ per orang.

"Pembelinya dibatasi per orang lima tabung yang kecil. Sampai bulan depan masih aman," tuturnya.

Dia berharap, kepada pemerintah dalam hal ini dapat mengambil peran untuk keterisian oksigen.

"Buat pemerintah stok liquid buat ke pabriknya dicukupi jadi setiap depot nggak kehabisan. Kita juga kewalahan. Sebenarnya kalau dari stoknya aman dan memadai pembeli juga nggak akan membludak gini," katanya.

Lihat Video: PPKM Darurat, Luhut Minta Produsen Alokasikan 90% Oksigen untuk Medis

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)