Tuai Polemik, Vaksinasi COVID-19 Berbayar Ditunda!

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 12 Jul 2021 09:42 WIB
Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat, terpantau sangat tinggi. Beginilah potret saat dari proses antre hingga vaksinasi.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Layanan vaksinasi COVID-19 berbayar yang disediakan Kimia Farma mulai tersedia mulai hari ini. Namun, pihak Kimia Farma memutuskan untuk menunda layanan Vaksinasi Gotong Royong Individu tersebut.

"Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," kata Sekretaris Kimia Farma Ganti Winarno Putro, dalam keterangannya, Senin (12/7/2021).

Penundaan ini dilakukan karena masih banyaknya polemik dan pertanyaan di masyarakat. Untuk itu Kimia Farma memutuskan untuk memperpanjang sosialisasi mengenai vaksin COVID-19 berbayar ini.

"Besarnya animo serta banyaknya pertanyaan yang masuk membuat Manajemen memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi Vaksinasi Gotong Royong Individu serta pengaturan pendaftaran calon peserta," lanjutnya.

Untuk jadwal selanjutnya belum diketahui pasti, Ganti hanya mengatakan akan menginformasikan lebih lanjut.

"Akan segera kami informasikan lebih lanjut," ujarnya.

Sebagai informasi, Kimia Farma sebagai bagian dari Holding BUMN Farmasi telah mengumumkan akan menyediakan vaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua secara berbayar mulai hari ini 12 Juni 2021.

Tarif dari vaksin COVID-19 berbayar itu Rp 321.660 untuk satu dosis dan ditambah dengan tarif pelayanan vaksinasi Rp 117.910. Maka setiap satu dosis enyuntikan vaksin dikenakan biaya Rp 439.570. Total kapasitas pelayanan VGR individu dari 8 klinik ini sebanyak 1.700 peserta per hari.

(fdl/fdl)