Jeff Bezos Bawa Manusia Termuda dan Tertua Tur ke Luar Angkasa

Ignacio Geordi Osvaldo - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 09:50 WIB
Founder, Chairman, CEO and President of Amazon Jeff Bezos unveils his space company Blue Origins space exploration lunar lander rocket called Blue Moon during an unveiling event in Washington, U.S., May 9, 2019. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
Foto: Clodagh Kilcoyne/Reuters
Jakarta -

Perlombaan orang terkaya dunia untuk melakukan penerbangan luar angkasa terus terjadi. Sebelumnya miliarder Richard Branson pemilik Virgin Galactic telah lebih dulu sukses mengikuti penerbangan ke luar angkasa pada 11 Juli lalu.

Sedangkan pada 20 Juli 2021 nanti, perusahaan luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin, akan melakukan penerbangan ke luar angkasa dengan pesawat New Shepard Blue Origin.

Melansir CNN, Jumat (16/7/2021), penerbangan ini akan menjadi penerbangan pertama dengan awak dari roket pariwisata ruang angkasa suborbital milik Blue Origin, New Shepard.

Penerbangan tersebut akan diikuti oleh Jeff Bezos sendiri beserta tiga orang lainnya. Ketiga orang tersebut merupakan saudara kandung Jeff Bezos, yakni Mark Bezos, seorang mantan calon pilot wanita NASA berusia 82 Wally Funk, dan seorang anak berusia 18 tahun Oliver Daemen.

Oliver Daemen diikut sertakan dalam misi penerbangan ke luar angkasa tersebut menggantikan seorang pemenang lelang 'tiket' penerbangan ini pada bulan lalu yang bernilai US$ 28 juta atau sekitar Rp 406 miliar.

Menurut Blue Origin, siswa jurusan fisika ini menggantikan pemenang lelang yang tidak bisa ikut dalam misi penerbangan pertama Blue Origin karena adanya masalah penjadwalan. Blue Origin mengatakan bahwa pemenang lelang tersebut memilih untuk terbang dalam misi New Shepard di masa depan.

Dengan demikian, Daemen akan menjadi orang termuda pertama yang terbang ke luar angkasa bersamaan dengan Wally Funk yang berusia 82 menjadi orang tertua yang menjadi astronot ke tepi luar angkasa.

Sebagai catatan, roket New Shepard akan membawa kapsul penumpang ke ketinggian lebih dari 340.000 kaki. Roket ini telah menerbangkan lebih dari selusin penerbangan uji coba yang sukses tanpa penumpang, termasuk satu pada April di fasilitas perusahaan di Gurun Texas.

Roket ini dirancang untuk membawa hingga enam orang dan terbang tanpa perlu pilot. Dengan demikian, Jeff Bezos beserta tiga orang lainnya dapat melakukan wisata perjalanan ke luar angkasa pertama Blue Origin tanpa perlu adanya pilot.

(eds/eds)