Lengkap! Syarat Naik Kereta Selama PPKM Darurat

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 17:01 WIB
KAI Commuter melakukan pembatasan operasional KRL di masa Lebaran 2021. Jam operasional KRL Jabodetabek berubah mulai 6-17 Mei 2021.
Lengkap! Syarat Naik Kereta Selama PPKM Darurat
Jakarta -

Syarat naik kereta selama PPKM darurat diatur ulang untuk menekan mobilitas masyarakat. Salah satu syaratnya adalah surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat tugas.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 50 Tahun 2021, yang direvisi dari aturan SE Nomor 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi COVID-19.

Aturan membawa STRP sebagai syarat naik kereta selama PPKM Darurat berlaku mulai 12 Juli 2021 sampai akhir PPKM Darurat nantinya. Sebelum masuk ke gate in stasiun, penumpang akan diperiksa oleh petugas.

"Jadi kita sudah melakukan koordinasi juga dengan para operator dan khususnya juga dengan pemda setempat, bahwa akan diadakan penyekatan sebelum masuk ke gate in," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/7/2021) lalu.

Selain itu, syarat naik kereta selama PPKM Darurat juga hanya diizinkan untuk sektor esensial dan kritikal. Mereka yang tidak termasuk akan dipulangkan.

Berikut lengkapnya syarat naik kereta selama PPKM Darurat:

1. Perjalanan rutin kereta api komuter dan dalam wilayah atau kawasan aglomerasi, hanya berlaku bagi perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Perjalanan rutin kereta api komuter dan dalam wilayah atau kawasan aglomerasi wajib dilengkapi dengan persyaratan dokumen berupa:
a) STRP atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat: dan/atau:
b) Surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

STRP harus dicetak alias di-print untuk menghindari pemalsuan. Hal ini dilakukan karena masih banyak penumpang yang tidak melengkapi STRP dengan cap dan tanda tangan.

Bagi warga yang bukan pekerja kantoran, syarat naik kereta selama PPKM Darurat bisa membawa surat pengantar dari RT/RW sebagai pengganti STRP atau surat tugas.

"Kita menjalankan aturan PPKM Darurat mengingat virus ini semakin meningkat. Selama aktivitasnya berhubungan dengan kegiatan kritikal dan esensial dan membawa salah satu surat di atas pasti diperbolehkan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba saat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Itu lah syarat naik kereta selama PPKM Darurat.



Simak Video "Alasan 100 Titik ke Jakarta Disekat Saat PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)