Sektor Keuangan Genjot Vaksinasi COVID-19, Ini Kata Anggota DPR

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 26 Jul 2021 11:11 WIB
Ketua Umum Asosiasi Kurator Dan Pengurus Indonesia (AKPI) Jimmy Simanjuntak (kanan), Ketua Dewan Sertifikasi AKPI Ricardo Simanjuntak (Dua kanan) tengah meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal gelombang 1 COVID-19, yang digelar AKPI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Minggu (25/7). Kegiatan vaksinasi yang didukung DPRD DKI Jakarta dan PT. Taspen Properti Indonesia tersebut, diikuti oleh 450 orang warga, sebagai komitmen AKPI dalam mendukung program pemerintah
dalam mengatasi penyakit COVID-19.
Foto: dok. AKPI
Jakarta -

Dalam rangka meningkatkan herd Immunity di Indonesia maka Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) DKI Jakarta ikut mendorong program vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan pemerintah sejak Januari 2021. Pasalnya Sektor Industri Keuangan merupakan salah satu sektor esensial dalam Pertumbuhan ekonomi Nasional.

Anggota Komisi XI Kamrussamad mengatakan, komitmen itu diwujudkan melalui vaksinasi Covid-19 bagi direksi dan karyawan BPR-BPRS yang difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di, Gedung Tomang Tol Plaza - Ciledug. Jln. HOS Cokroaminoto no. 1 Larangan Utara - Kota Tangerang. Dalam kesempatan ini ada alokasi vaksi sebanyak 1.100 sasaran. Alokasi vaksin tersebut adalah milik dari OJK. "Vaksinasi ini akan dilaksanakan tanggal 24 - 25 Juli 2021," katanya.

Percepatan Vaksinasi Terus DiPerluas, Kali ini Kerjasama Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) Bersama OJK Dan Bank Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Kepala OJK Regional-1 Dhani Gunawan Idat, Kepala Bank Indonesia DKI Jakarta Oni Wijanarko, Kepala Bank Indonesia Banten Erwin Suriyatmadja. Serta Ricardo Simatupang Ketum Perbarindo DKI Jakarta Banten.

Dia menegaskan, pada kesempatan ini, terdiri dari karyawan BPR-BPRS, yang terdiri dari 44 BPR-BPRS di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengikuti vaksinasi. Vaksinasi massal insan BPR-BPRS yang terdiri dari direksi dan karyawan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Perbarindo dalam menyukseskan program vaksinasi, khususnya bagi industri jasa keuangan (IJK), dalam hal ini BPR-BPRS di seluruh Indonesia.

Dia berharap nantinya seluruh direksi dan karyawan BPR-BPRS bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk vaksinasi. "Selain untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, vaksinasi ini juga jadi bagian penting untuk mencegah Covid-19 yang sudah berdampak signifikan di segala sendi kehidupan manusia," ujarnya.

Sebelum program vaksinasi, Perbarindo sudah terlibat aktif dalam gerakan Peduli Covid-19. Di sepanjang Oktober 2020 misalnya, Perbarindo bekerja sama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) dalam melawan dan mencegah penularan virus Covid-19. Menurut, hal tersebut penting dilakukan sebagai upaya memberikan kontribusi kepada negara dalam melawan virus corona. Begitu pun dengan program vaksinasi yang saat ini sudah mulai berlangsung bagi insan BPR-BPRS di seluruh Indonesia. "Kita harapkan bisa tingkatkan herd immunity maka bisa segera menyelesaikan masalah yang ada dan meningkatkan percepetan ekonomi," tegasnya.

Kamrussamad Menguraikan Program Perlindungan sosial yang diberikan Pemerintah selama masa PPKM Darurat dan PPKM Level-4 antara lain ; Bantuan sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan, Prakerja (PKH), Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM). Kita akan terus mengawasi Pelaksanaan Program tersebut agar benar benar diterima oleh Warga tepat sasaran.

diharapkan, setelah vaksinasi yang dilakukan secara nasional ini maka diharapkan percepatan ekonomi bisa dilakukan secara cepat. "Apalagi dengan percepatan vaksinasi ini maka diharapkan pada kuwartal ketiga serta melampai di atas 50% dan optimalnya PPKM berjalan efektif maka saya yakin ekonomi akan kembali normal," tukasnya.

(fdl/fdl)