Awas Salah Obat Ketika Lakukan Adaptasi Bisnis Saat Ini

detikTV - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2021 12:39 WIB
Jakarta -

Sudah coba putar otak usaha tapi bisnis yang digeluti tetap rugi di masa PPKM Level 1-4. Baiknya evaluasi lagi layanan dan produk yang kita miliki. Simak penjelasan lengkap Konsultan Manajemen PPM Yanuar Andrianto berikut ini.

"Bagaimana cara kita beradaptasi, mulai hal sederhana pertama coba pahami situasi bisnis, mulai sesuaikan layanan apakah produk kita bermasalah ? Oh, setelah dilihat produk kita tidak bermasalah saat pandemi, makanan pun ada," ujar Konsultan Manajemen Yanuar Andrianto dalam program d'Mentor 20detik, Rabu (28/7/2021).

Yanuar mengambil contoh perusahaan makanan cepat yang mengambil strategi bisnis berjualan di pinggir jalan. Strategi dan inovasi itu diambil dengan mengadaptasi kondisi saat ini.

"Kita bisa lihat dari Pizza Hut yang berbeda adalah layanannya orang tidak lagi di keramaian tapi di rumah, sehingga mereka menjualnya box pinggir jalan di dekat perumahan-perumahan, kita pun belanja kadang karena kasihan aja. Beberapa seperti grup garuda Aerofood yang biasa jual antar maskapai sekarang jual ecer retail melalui instagram," papar Yanuar.

Yanuar mengatakan setelah inovasi hingga adaptasi ke digital, lalu bisnis atau usaha kalian tidak ada perubahan. Hal terakhir yang bisa dilakukan melakukan adaptasi bisnis dengan kondisi ekonomi sekarang.

"Cara kedua sudah ternyata layanan saya tidak ada masalah, berarti produknya bermasalah ketika layanan digital sudah, sudah mendekati pendekatan yang pro aktif ternyata apa, produk kita yang bermasalah artinya apa, produk-produk kita sudah tidak diminati kadang-kadang salah obat. Yang bermasalah layanan yang diganti produknya atau sebaliknya ini produknya bermasalah layanan yang diperbaiki nah itu yang haru kita hati-hati memilah," tutupnya.

(edo/gah)