Sejarah Cheetos-Lays di RI: Puluhan Tahun Beredar, Bentar Lagi Say Goodbye

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 08 Agu 2021 08:17 WIB
Lays, Doritos, dan Cheetos Bakal Pamit Akhir Agustus 2021, Ini Faktanya
Foto: Istimewa
Jakarta -

Cheetos, Lays, dan Doritos menjadi kudapan beken di Indonesia selama puluhan tahun. Tapi, akhir bulan ini 3 kudapan asal Amerika Serikat itu tak lagi diproduksi di Indonesia.

Hal itu setelah produsen PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) dibeli sahamnya secara mayoritas oleh PT Indofood CBP (ICBP) Sukses Makmur Tbk.

IFL selama ini adalah perusahaan yang bisa memproduksi Cheetos cs karena dikuasai oleh Fritolay Netherland Holding B.V., perusahaan afiliasi dari PepsiCo. Fritolay Holding adalah pemilik merek Lays dkk.

Apabila saham IFL secara mayoritas dibeli oleh ICBP, konsekuensinya kontrak merek dengan PepsiCo terputus. Salah satu perjanjiannya, Cheetos cs tidak lagi bisa diproduksi dengan putusnya kontrak merek dengan PepsiCo.

Nah di Indonesia, kudapan asal negeri Paman Sam ini mulai muncul di sekitar tahun 1990an, atau bisa dibilang sudah beken bagi masyarakat Indonesia selama 30 tahunan.

Dari penelusuran detikcom, PT Sanmaru yang dahulu memproduksi mi instan Supermi membentuk perusahaan patungan bersama PepsiCo Inc yang memiliki Fritolay di tahun 1989. Fritolay adalah perusahaan yang memiliki merek Cheetos, Lays, dan Doritos.

Nah PT Sanmaru kelak diakuisisi oleh Indofood yang awalnya bernama PT Panganjaya Intikusuma. Setelah Sanmaru diakuisisi Indofood, perusahaan patungan dengan PepsiCo diubah namanya menjadi PT Indofood Fritolay Makmur.

Cheetos menjadi produk makanan ringan pertama yang dipasarkan Fritolay di Indonesia, tepatnya pada tahun 1993. Artinya sejak 28 tahun lalu. Sejak saat itu lah secara bertahap Lays dan Doritos juga ikut diproduksi di Indonesia.

Selain itu, Indofood Fritolay Makmur juga memproduksi makanan ringan lainnya yang tak kalah beken di Indonesia. Misalnya seperti Chitato, Jetz, Qtela, dan lain-lain.

Di tahun 2009, perusahaan induk Indofood membentuk anak usaha PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) yang memproduksi beragam makanan. Indofood Fritolay Makmur pun masuk menjadi bagian dari ICBP.

Februari kemarin, ICBP membeli saham mayoritas Indofood Fritolay Makmur. Dengan begitu, posisi saham Fritolay Holding yang memiliki merek Cheetos, Lays, dam Doritos tak lagi memiliki kepemilikan di Indofood Fritolay Makmur.

Konsekuensinya, merek Cheetos cs tak lagi boleh diproduksi selama 3 tahun ke depan. Perusahaan pun diubah namanya menjadi Indofood Fortuna Makmur.

Begitulah asal usul kemunculan Cheetos, Lays, dan Doritos yang bakal hilang di Indonesia akhir bulan ini. Sudah siap ucapkan selamat tinggal dengan tiga kudapan ini?

(hal/zlf)