Pengusaha Sebut Harga Vaksin Gotong Royong Turun Jadi Rp 188 Ribu/Dosis

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 24 Agu 2021 10:02 WIB
Kegiatan vaksinasi Gotong Royong untuk pelaku industri Fintech digelar di Jakarta. Vaksinasi ini menyasar ribuan vaksinator termasuk pengurus AFPI.
Foto: Dok. AFPI
Jakarta -

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyebut harga vaksin gotong royong turun.

"Ini juga ada perkembangan yang menarik karena harga vaksinnya sudah turun, kalau saya tidak salah harganya Rp 188.000 per dosis. Itu nanti dikali dua karena dua kali disuntik yaitu vaksinnya adalah Sinopharm," kata dia dalam Rakerkonas Apindo, Selasa (24/8/2021).

Hariyadi lanjut menjelaskan, tarif tersebut belum termasuk biaya pelayanan atau vaksinator.

"Harga tersebut adalah di luar daripada pelayanan kesehatan ataupun vaksinatornya, karena masing-masing daerah nanti tentunya akan mengupayakannya sendiri atau kalau memang dari Bio Farma dalam koordinasi Bio Farma akan ada tambahan biaya untuk pelayanan kesehatan tersebut," tuturnya.

Semula harga pembelian vaksin COVID-19 untuk layanan vaksinasi gotong royong ditetapkan sebesar Rp 321.660 per dosis. Itu belum termasuk tarif pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis. Oleh karena itu, apabila dijumlahkan maka total harganya adalah Rp 439.570 per dosis.

Penetapan harga itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin COVID-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong. Aturan itu diteken pada 11 Mei 2021.

Simak video 'Menkes Jawab Masalah Kekurangan Vaksin di Berbagai Daerah':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/zlf)