Waswas Lokasi Usaha Disita Satgas BLBI, Pedagang: Jangan Disetop!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 30 Agu 2021 16:32 WIB
Satgas Penganangan Hak Tagih Negara Dana BLBI mengamankan aset para obligor dan debitur yang memiliki urusan utang-piutang negara. Salah satunyaberupa tanah di kawasan Lippo Karawaci.
Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Tangerang -

Beberapa penyewa di Pusat Makanan Taman Sari, Kawasan Lippo Karawaci, Tangerang tak mengetahui jika tempat usahanya bermasalah. Lokasi tersebut, kini telah dikuasai negara melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Deni, salah satu penyewa mengaku, tak tahu ada masalah di lokasi usaha tersebut. Pria yang telah menyewa di lokasi ini selama 6 tahun mengaku hanya mendengar desas-desus, jika ada sengketa.

"Desas-desusnya sengketa, baru 6 tahun di sini. Nggak tahu masalahnya," katanya kepada detikcom, Senin (30/8/2021).

Deni juga tak mendapat pemberitahuan dari pengelola pusat kuliner. Hingga, saat acara seremoni penguasaan aset BLBI di lokasi usahanya Jumat lalu (27/8/2021), ia juga tak tahu secara persis masalah di lokasi usahanya.

"Nggak tahu. Kan ada pihak keamanan. Ada menteri bikin blokade, Brimob, TNI, polisi. Kita sebagai penonton samar-samar," ujarnya.

Ia sendiri mengaku khawatir jika lokasi usahanya diambil. Sebab, tempat usahanya termasuk strategis.

"Was-was juga kalau suatu saat diambil pemerintah istilahnya sudah nyetel di sini. Tempatnya strategis," ujarnya.

Hal yang sama diungkap penyewa lain Charlie. Dia mengaku tak mengetahui masalah tersebut. Dia berharap, lokasi usahanya tetap buka. Apalagi, kondisi serba sulit di saat pandemi COVID-19.

"Nggak ada (pemberitahuan), makanya kita berharap meski ada urusan utang piutang nggak berimbas. Ini kan diambil pemerintah harusnya pemerintah memikirkan kita," katanya.

"Jangan sampai disetop karena banyak orang berharap di sini, mencari nafkah di sini," tambahnya.

(acd/eds)