Resto-Kafe Bakal Kasih Diskon buat Pelanggan yang Mau Dine In, Asal...

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 01 Sep 2021 18:45 WIB
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Restoran
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Restoran hingga kafe telah diberikan kelonggaran dengan diizinkannya makan di tempat atau dine in. Namun, kelonggaran ini hanya untuk wilayah PPKM level 1-3. Para pengusaha pun akan memberikan diskon makan di tempat, namun dengan syarat pelanggan sudah divaksinasi.

"Imbauan dari pak Wamendag, pengusaha F&B memberikan diskon untuk pengunjung yang sudah vaksin. Misalnya yang sudah vaksin sekali 10% atau vaksin dua kali 20%. Hal itu untuk mengangkat pasar untuk dine in lagi dan untuk vaksin," kata Founder GIOI, Anthony Sadeli, saat ditemui di restorannya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu(1/8/2021).

Menurutnya makan di tempat memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat dibandingkan delivery atau makanan yang dipesan dari ojek online. Oleh karena itu diskon yang baru dalam rencana para pengusaha diharapkan bisa meningkatkan pendapatan restoran-kafe yang sudah anjlok selama PPKM.

"Sejauh ini dine in, untuk kita GIOI selama fasilitas dine in outdoor lumayan antusias ya masyarakat. Karena kan memang GIOI ini kan untuk lifestyle ya, untuk kumpul-kumpul keluarga, ngobrol-ngobrol lama," ungkapnya.

"Diskon itu baru serangkaian yang akan dibicarakan lagi kepada pengusaha lainnya agar program ini lebih luas, nggak hanya GIOI, Holywings, atau Ms Jackson saja tetapi pengusaha lain yang lebih senior," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Founder dari Ms Jackson, Vinnie K Rumbayan mengungkap diskon yang akan diberikan kepada pelanggan yang sudah divaksinasi rencananya dimulai Oktober. Tentu rencana ini diharapkan bisa memperbaiki kondisi pengusaha yang sudah berdarah-darah akibat PPKM.

"Promonya bikin diskon 10-20% nanti rencananya akan Oktober dan tiga bulan pertama," imbuhnya.

Ia mengatakan akibat PPKM kondisi resto-kafe berdarah-darah. Menurutnya saat kondisi PPKM lebih membuat kondisi keuangan lebih merana dibandingkan saat PSBB.

"PPKM ini kita semua berdarah-darah kalau PSBB kan masih punya tabungan PPKM bukannya sudah kosong tapi kami nggak bisa bantu apa apa. Perihal gaji karyawan mereka kan punya anak dan rumah yang harus bayar listrik, nggak akan cukup untuk dibayar semua," tutupnya.

Imbauan diskon kepada para pengusaha memang dilontarkan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Hal itu dilakukan juga untuk meningkatkan antusiasme masyarakat agar mau vaksinasi.

"Saya sudah ngobrol-ngobrol singkat kepada para pengusaha, untuk mereka yang sudah vaksin agar dikasih diskon. Sekarang ini masyarakat masih banyak yang takut vaksin, hal itu jadi memotivasi untuk ikut vaksin. Skema-skema itu seperti dapat diskon, untuk mendorong antusiasme masyarakat untuk divaksin. Tetapi nanti dikembalikan ke teman-teman pengusaha juga," terangnya.

(ara/ara)