Miliarder China Pendiri JD.com Mundur dari Pimpinan, Ini Penggantinya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 09:21 WIB
FILE PHOTO: JD.com founder Richard Liu attends a business forum in Hong Kong, China June 9, 2017. REUTERS/Bobby Yip/File Photo
JD.com founder Richard Liu/Foto: REUTERS/Bobby Yip/File Photo
Jakarta -

Founder dan CEO JD.com Richard Liu mundur dari perusahaan. Raksasa e-commerce China itu menyatakan akan menunjuk orang yang berperan sebagai presiden baru.

Xu Lei yang sebelumnya CEO JD Retail akan mengambi peran sebagai presiden dan mengambilalih operasi JD.com sehari-hari. Liu akan tetap menjadi chairman dan CEO tapi akan beralih fokus untuk merumuskan strategi jangka panjang, membimbing manajemen lebih muda, dan berkontribusi pada revitalisasi daerah pedesaan.

Langkah yang dilakukan tersebut terjadi ketika sejumlah raksasa teknologi China termasuk Alibaba, ByteDance, dan Pinduoduo mengalami perombakan kepemimpinan di mana para pendiri mengambil lebih banyak peran strategi jangka panjang.

"JD memiliki struktur manajemen yang baik dengan sejumlah besar pemimpin bisnis yang sangat baik, yang diwakili oleh Lei Xu, memiliki keyakinan kuat dalam filosofi bisnis jangka panjang JD, kemampuan kepemimpinan yang terbukti dan pengalaman industri yang luas," kata Liu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNBC, Selasa (7/9/2021).

Untuk beberapa waktu, Xu dikabarkan akan mengambil alih operasi perusahaan sehari-hari. Liu tetap tidak menonjolkan diri setelah penangkapannya tahun 2018 di AS atas tuduhan pemerkosaan.

Liu masih memiliki 80% hak suara JD.com. Setelah memulai perusahaan pada tahun 2004, JD telah berkembang menjadi salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China dan telah berkembang ke berbagai bidang termasuk kesehatan dan logistik.

Selain itu, Xin Lijun akan mengambil peran sebagai CEO JD Retail setelah sebelumnya mengepalai JD Health. Jin Enlin telah ditunjuk sebagai CEO JD Health, setelah sebelumnya bertanggung jawab atas bisnis pasar perusahaan.

"Melihat ke depan, desain strategis jangka panjang yang tepat, pertumbuhan dan pengembangan talenta muda, serta pengembangan berbagai unit bisnis yang sehat dan terkoordinasi akan terus menjadi motor penggerak JD dalam melakukan hal terberat dan terberat, namun hal yang benar dan paling berharga untuk industri ini," kata Liu.

(acd/ara)