Ada Holding Ultra Mikro, Bos BRI Bicara Masa Depan Pegadaian & PNM

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 16:21 WIB
Direktur Utama BRI Sunarso
Foto: BRI
Jakarta -

Pemerintah tengah mematangkan rencana pembentukan holding ultra mikro yang beranggotakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Ditargetkan holding ini terbentuk pada kuartal III-2021.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, bahwa penggabungan tersebut merupakan pembentukan holding, bukan merger. Oleh karena itu sebagai entitas yang jauh lebih besar, BRI memastikan Pegadaian dan PNM akan tetap eksis.

"Penggabungan ini kan sebetulnya bukan dimerger, jadi entitas masing-masing tetap eksis, Bahkan lebih fokus kepada core kompetensinya masing-masing. Kemudian diwadahi dalam bentuk holding untuk menciptakan ekosistem ultra mikro," ucapnya dalam acara Public Expose Live 2021, Kamis (9/9/2021).

Sunarso menegaskan pembentukan holding ultra mikro ini tujuan besarnya adalah mendorong para pengusaha mikro untuk naik kelas secara terukur.

Dia menjelaskan BRI bersama dengan Pegadaian dan PNM memiliki aspirasi untuk menciptakan integrated journey bagi pengusaha ultra mikro, yang juga akan menjadi embrio pertumbuhan di segmen mikro.

Nantinya, PNM melalui model bisnis group lending-nya memberikan program pemberdayaan kepada nasabah yang unfeasible dan unbanked untuk menjadi pengusaha ultra mikro yang lebih independen.

Selanjutnya, saat nasabah PNM sudah menjadi feasible dengan kapasitas bisnis yang meningkat, dapat ditawarkan produk Ultra Mikro BRI dan Pegadaian.

Tujuan akhir dari Integrated Journey dalam Ekosistem Ultra Mikro ini adalah nasabah UMi (ultra mikro) dapat berkembang menjadi pengusaha dengan kapasitas bisnis yang lebih matang dan siap naik kelas ke segmen mikro.

Bagi perusahaan sendiri, menurut Sunarso pembentukan holding ultra mikro akan menjadi sumber pertumbuhan baru yang sustain.

"Untuk menjaga pertumbuhan yang sustain itu maka kita harus memastikan memiliki sumber-sumber pertumbuhan baru yang fix dan kemudian penggabungan tiga perusahaan di dalam satu koridor ekosistem itu akan memberikan kepastian sumber pertumbuhan baru bagi BRI secara grup ke depan dan itu merupakan bagian dari proses value creation," terangnya.

(das/ara)