Nggak Heran Banyak Orang Mau Jadi YouTuber, Potensi Cuannya Gila!

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 10 Sep 2021 12:24 WIB
Kiev, Ukraine - June 5, 2014: Brand new Apple iPhone 5S with YouTube application service on the screen lying on a desk with headphones. YouTube is the worlds most popular online video-sharing website that founded in February 14, 2005
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Kini profesi YouTuber maupun konten kreator menjadi idaman bagi kaum muda karena tak hanya memberikan kebebasan berkreasi, tapi juga bisa menjanjikan penghasilan mumpuni. Tak tanggung-tanggung, penghasilan YouTuber bisa disejajarkan dengan profesi-profesi dengan gaji tertinggi di perusahaan.

Memang, mengunggah video ke YouTube apalagi bisa menarik banyak viewers akan membuat cuan si pemilik video tersebut. Tak sedikit orang mendadak sukses dan kaya raya berkat penghasilan dari YouTube.

Bahkan saat ini ada banyak artis yang juga ikut tergiur untuk menjadi Youtuber. Sebut saja Raffi Ahmad yang dikabarkan berhasil meraup untung dari konten YouTube diperkirakan US$ 39.000-US$ 624.700 tiap bulannya atau kira-kira Rp 561,60 juta-Rp 9 miliar.

Ada juga Baim Wong yang telah memiliki jumlah subscribers YouTube hingga 18,8 juta dengan jumlah penonton akumulatif kanal mereka adalah sebanyak 3,24 miliar. Diperkirakan, pendapatan kanal Baim dan Paula ini mencapai US$ 26.600-US$ 425.000 per bulan atau kira-kira sama dengan Rp 383,04 juta-Rp 6,12 miliar.

Lalu bagaimana cara seorang YouTuber mendapatkan cuan?

Salah satu cara menghasilkan uang dari YouTube adalah monetisasi. Artinya, kalian mengizinkan YouTube untuk menaruh iklan di video kalian. Tarif aktual yang dibayarkan pengiklan bervariasi, biasanya antara US$ 0,01 - US$ 0,03 per tampilan, namun rata-rata yang diberikan adalah US$ 0,18 per penampilan. Rata-rata saluran YouTube dapat menerima US$ 18 per 1000 tampilan iklan.

Eits, itu baru penghasilan dari monetisasi. Ada banyak cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang sebagai YouTuber dengan hasil yang lebih besar pula.