Sederet Layanan Luks buat Delegasi KTT G20 di RI

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 14 Sep 2021 22:45 WIB
Mahfud Md (Dok. Kemenko Polhukam).
Foto: Mahfud Md (Dok. Kemenko Polhukam).
Jakarta -

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menjelaskan selama penyelenggaraan Presidensi dan KTT G20 di Indonesia, pemerintah akan menyediakan berbagai fasilitas untuk delegasi dari berbagai negara. Mulai dari penerbangan kelas bisnis hingga hotel bintang lima.

Dalam pemenuhan standar layanan acara atau SLA akan disediakan fasilitas kegiatan tipe A. Menyiapkan standar layanan acara, dari fasilitas kesehatan tipe A, penerbangan kelas bisnis dari negara anggota G20 setiap hari. Kemudian fasilitas VIP bandara, layanan kendaraan VIP, fasilitas hotel bintang 5, serta tersedianya jaringan internet dan dukungan IT.

Panitia nasional, kata Mahfud, juga menyiapkan venue tempat pertemuan yang terdiri atas ruang sidang dengan luas minimal 900 meter persegi beserta ruang pendukung.

"Panitia nasional akan menggelar sejumlah agenda set event berupa pameran, gelar budaya, promosi produk dalam negeri dan sejenisnya selama rangkaian Presidensi dan KTT G20 di beberapa lokasi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," terang Mahfud Md dalam keterangan pers G20, Selasa (14/9).

Tidak hanya pertemuan antar delegasi, tetapi Indonesia juga akan menggelar berbagai acara. Mulai dari, pameran, gelar budaya, promosi produk dalam negeri dan sejenisnya selama rangkaian presidensi KTT G20.

Berbagai daerah yang akan menjadi lokasi G20 menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari tingkat vaksinasi, tingkat kasus, hingga ketersediaan rumah sakit tipe A.

"Dengan acuan 2 bulan sebelum acara dari aspek level situasi pandemi capaian vaksinasi di atas 80%, proyeksi dimana reproduksinya lebih kecil dari 1, kasus aktif di bawah 50 kasus 100.000 penduduk. Serta ketersediaan rumah sakit tipe A terdapat alat isotermal molekul, ruang isolasi minimal 10% dari jumlah di delegasi. Kemudian ruang perawatan minimal 10% dari jumlah delegasi dan fasilitas ventilator minimal 2% dari jumlah delegasi," jelas Mahfud.

Mahfud menambahkan TNI-Polri dan BIN juga terlibat penuh dalam pengamanan penyelenggaraan Presidensi G20.

"TNI dan Polri sudah kami siapkan untuk mengamankan pelaksanaan presidensi G20 2022 serta sudah bertekad untuk tidak memberikan toleransi atas munculnya dalam bentuk apapun yang dapat merusak citra Indonesia. Karena menyangkut keamanan kepala negara, menyangkut martabat negara, akan kita lakukan dengan serius dan penuh kewaspadaan di lapangan pengamanan dilakukan dengan tegas namun tetap ramah," tutur Mahfud.

(hns/hns)