RI Mau Ekspor Beras dan Ikan ke Arab Saudi

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 16 Sep 2021 14:47 WIB
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/9/2012). Pengamat Ekonomi dari Standard Chartered Bank mengatakan perekonomian dunia akan mengalami kenaikan pada level 3,2%. Pertumbuhan tersebut akan berdampak pada impor dan ekspor Indonesia pada tahun 2013.
RI Mau Ekspor 2 Kontainer Beras dan 6 Kontainer Ikan ke Arab Saudi
Jakarta -

Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya akan mengekspor 2 kontainer beras premium petani RI ke Arab Saudi. Ekspor tersebut merupakan kerja sama antara PT Sang Hyang Seri (Persero) dengan perusahaan Arab Saudi, Al Batlah.

"Kita akan ekspor ke depan adalah 2 kontainer kita mulai. Yang tadinya belum ada," kata Arief dalam acara Launching Produk Bersama Warung Pangan yang disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Kemendag, Kamis (16/9/2021).

Selain beras 2 kontainer, pihaknya pun ke depan berencana akan mengekspor sektor pangan lainnya seperti ikan yang diwacanakan akan ekspor sebanyak 6 kontainer. Akan tetapi, baik beras dan ikan, Arief tidak menyebutkan besaran nilai ekspor tersebut.

"Kami laporkan juga dengan kita punya beberapa produk, ini ada tisu, beras dari klaster pangan nanti ikan saya laporkan juga dengan Pak Sigit dalam waktu dekat kita ekspor juga 6 kontainer. Jadi semuanya benar-benar kita kerjakan, kita ekspor octopus, kita akan juga ekspor ikan kacapiring, ternyata bisa kita kerjakan," sambungnya.

Mengutip dari rilis resmi Kementerian Perdagangan, ekspor beras tersebut merupakan hasil kerja sama antara badan usaha milik negara (BUMN) PT Sang Hyang Seri (SHS) dan perusahaan Al Batlah di Arab Saudi.

Penandatanganan MoU tersebut merupakan hasil fasilitasi Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah bersinergi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi.

"Masa pandemi COVID-19 saat ini justru menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan produk-produk Indonesia ke pasar Arab Saudi," ujar Kepala ITPC Jeddah Muhammad Rivai Abbas.



Tonton juga video inspiratif tentang peluang bisnis action figure di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)