Erick Thohir Wanti-wanti PTPN Kejar Luas Lahan Tebu 250 Ribu Ha

Ardian Fanani - detikFinance
Sabtu, 18 Sep 2021 22:09 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir kunjungi PTPN XII
Foto: Dok. PTPN XII
Banyuwangi -

Menteri BUMN Erick Thohir meminta perluasan lahan tanam tebu untuk menggenjot produksi gula dalam negeri. Perluasan lahan bakal dilakukan dengan melibatkan tebu rakyat dan menambah luasan tanaman tebu milik Perhutani.

Erick menargetkan luas lahan tanaman tebu pada tahun 2024-2025 mencapai 250 ribu hektar. Hal tersebut diungkapkan saat kunjungan kerja di PT Industri Gula Glenmore dibawah pengelolan PT Perkebunan Nusantara XII, Sabtu (18/9/2021).

Erick didampingi Muhammad Abdul Gani, Direktur Utama PTPN III, sebagai Holding Perkebunan, Direktur PTPN XII, Siwi Peni dan Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Erick mengatakan restrukturisasi yang dilakukan PTPN XII telah memberikan hasil maksimal dengan membaiknya keuangan dan memberi keuntungan sehingga untuk menuju swasembada gula konsumsi, maka diperlukan kolaborasi dengan rakyat dan instansi lain.

"Saya minta libatkan tebu rakyat, dan lahan milik perhutani sehingga ada peningkatan lahan produksi dari 45 ribu hektar menjadi 85 ribu, lalu secara perlahan hingga tahun 2024-2025 harus menjadi 250 ribu hektar. Jika hal itu tercapai, maka impian Indonesia menjadi negara pengekspor gula akan terwujud," ujarnya.

Erick Thohir menambahkan, di bawah pengelolaan PT Perkebunan Nusantara XII, PT IGG sudah bertransformasi menjadi pabrik gula modern dengan teknologi canggih. Ini diharapkan ikut mendorong terwujudnya swasembada gula konsumsi bagi Indonesia. Dengan luas seluruh lahan yang dikelola holding perkebunan, Indonesia harus menjadi negara dengan kekuatan industri gula yang solid.

"Dengan produksi gula yang terus meningkat dan juga aplikasi teknologi modern di industri ini, saya harap PT IGG menjadi bagian dari usaha untuk terwujudnya swasembada gula konsumsi," ujarnya.

"Ini merupakan bagian dari ketahanan pangan. Apalagi, peta jalan mengenai realisasi swasembada gula konsumsi ke depan sudah ada dan Presiden Joko Widodo memberikan dukungan. Meski banyak tantangan, tetapi Lillahi Ta'ala kita harus jalankan," tegas Erick Thohir.

Meski tetap memerlukan peran swasta, namun sudah saatnya perusahaan BUMN yang bergerak dalam bisnis perkebunan tebu dan gula bergabung dalam satu holding untuk mewujudkan mimpi lama tersebut.

Saat ini terdapat tujuh anak perusahaan PTPN yang bergerak di industri tebu salah satunya adalah PT IGG yang merupakan anak perusahaan PTPN XII.

Keinginan meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, terutama untuk komoditas yang dimiliki dan menjadi kekayaan Indonesia, terus diupayakan oleh Kementerian BUMN kepada perusahaan BUMN.

"Sudah saatnya kita jangan hanya menjadi market saja yang akan menyulitkan negara kita sulit. Dengan potensi yang kita miliki, bagaimana pula gula harus menjadi tulang punggung ekonomi yang penting ke depannya," pungkas Erick.

(hns/hns)