Google Buka Kantor di New York, Tebak Berapa Modalnya?

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 10:19 WIB
FILE PHOTO: An illuminated Google logo is seen inside an office building in Zurich September 5, 2018. REUTERS/Arnd WIegmann/File Photo
Google Buka Kantor di New York, Tebak Berapa Modalnya?
Jakarta -

Rencana pembukaan kantor baru Amazon di New York ternyata bikin panas raksasa internet Google. Google merencanakan hal serupa dengan membeli ruang perkantoran dengan luas lebih dari 120.000 meter persegi. Padahal, Google sudah punya kantor perwakilan di kota ini dengan jumlah pegawai 7.000 orang.

Google memperluas kehadirannya melalui kantor di New York tepatnya di Manhattan dengan pembelian US$ 2,1 miliar atau hampir setara dengan Rp 3 triliun (kurs dolar Rp 14.242).

Langkah itu dilakukan saat perusahaan menerapkan kerja WFO dan WFH (hibrida) karena terkait pandemi COVID-19. Pihak Google mengatakan, kantor baru itu akan menjadi 'jangkar' yang dapat menampung 12.000 tenaga kerja regional.

Pihaknya menargetkan, kantor akan mulai dibuka pada pertengahan 2023. The Wall Street Journal, dikutip dari CNN, Rabu (22/9/2021) yang pertama kali melaporkan berita tersebut menuliskan bahwa kesepakatan itu adalah penjualan paling mahal dari satu gedung perkantoran AS sejak awal pandemi COVID-19, dan menempati peringkat sebagai salah satu yang termahal dalam sejarah AS.

Seperti diketahui, New York adalah rumah terbesar Google di luar California. Perusahaan terus berkembang di seluruh kota dalam beberapa tahun terakhir. Mereka membeli Terminal St. John's, bekas fasilitas transfer barang yang sebelumnya disewa oleh Google seluas 1,7 juta kaki persegi.

Google (GOOG) mengatakan bahwa bangunan itu akan dikonsep ulang menjadi bangunan yang berkelanjutan, mudah beradaptasi, dan terhubung. Pada akhirnya, perusahaan akan mempekerjakan 14.000 pekerja di New York City.

Meskipun saat ini pegawai yang bekerja masih setengah WFO dan WFH, Google mengatakan dalam sebuah posting blog, mereka membeli gedung untuk mempersiapkan diri di masa depan.

"Karena kolaborasi langsung adalah bagian penting dari masa depan kita," tulis Google.

Mereka baru-baru ini menunda WFO total hingga 2022 dan memberi karyawan opsi untuk bekerja secara permanen dari mana saja sesuai dengan posisi mereka di perusahaan.

Selain Google, perusahaan teknologi terus mengembangkan kantornya seperti Facebook (FB) baru-baru ini membeli kantor pusat perusahaan yang sebelumnya tidak digunakan dari pengecer luar ruang REI di Bellevue, Washington. Amazon (AMZN) juga telah mengincar untuk memperluas di Hudson Yards New York. Sementara Apple (AAPL) telah mengumumkan rencana ekspansi besar di berbagai kota AS.

Lihat juga video 'Google Bikin Laporan Mobilitas Masyarakat Selama Pandemi Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)