Kasus Evergrande Katanya Beda dengan Lehman Brothers si Pemicu Krisis Global

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 17:22 WIB
Evergrande
Foto: Dok. Istimewa

Runtuhnya Lehman Brothers pada 2008 membuat krisis sektor keuangan bahkan membuat pasar meragukan kondisi kesehatan bank lain.

"Tapi sangat tidak mungkin bahwa Evergrande membuat harga tanah jatuh. Bagaimanapun nilai tanah lebih transparan dan stabil daripada instrumen keuangan," ujarnya.

Perbedaan penting lainnya dalam kasus Evergrande adalah tingkat kontrol dan keterlibatan pemerintah yang lebih besar dalam industri real estate China.

"Bank-bank China dan banyak entitas lainnya adalah yang pertama menjadi senjata pemerintah," ujar analis di perusahaan riset China, Beige Book.

Bank investasi AS, Lehman Brothers yang runtuh 13 tahun lalu menjadi ikon dalam krisis keuangan global. Bank menanggung puluhan miliar dolar AS sekuritas. Hingga akhirnya pemerintah membiarkan Lehman bangkrut sambil menyelamatkan lembaga keuangan lainnya.

Larry Hu juga mengatakan rekam jejak pemerintah China yang baru-baru ini dalam merestrukturisasi sejumlah perusahaan raksasa seperti Anbang Insurance, Baoshang Bank, HNA Group, dan China Huarong Asset Management.

"Sistem perbankan China memiliki keuntungan tahunan 1,9 (triliun yuan) dan provisi 5,4 (triliun yuan), yang dapat dengan mudah menyerap kerugian dari Evergrande," katanya.


(ara/ang)