Capai Rp 268T, Ini Rincian Sederet Bansos yang Sudah Disalurkan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 23 Sep 2021 10:57 WIB
Bansos Corona 2022
Foto: Bansos Corona 2022 (Fuad Hasim/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjabarkan realisasi anggaran perlindungan sosial (perlinsos) hingga 31 Agustus 2021. Perlinsos ini dimanfaatkan untuk penyaluran bangunan program PEN melalui bantuan sosial, subsidi dan bantuan pemerintah lainnya.

Sri Mulyani menjelaskan hingga 31 Agustus 2021 realisasi perlinsos sudah mencapai Rp 268,5 triliun. Angka itu meningkat 5,4% dari realisasi di periode yang sama di 2020 sebesar Rp 254,6 triliun.

"Kalau kita lihat ini adalah stay high karena tahun lalu sudah melonjak sangat tinggi perlinsosnya. Saat terjadi covid tahun lalu kita meningkatkan jumlah perlinsos dari tadinya sebelum covid Rp 176 triliun melonjak menjadi Rp 254,6 triliun, dan untuk tahun ini kita naikkan lagi ke Rp 268,5 triliun," tuturnya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (23/9/2021).

Pemanfaatan perlinsos hingga 31 Agustus 2021 itu terdiri dari Kartu Sembako kepada 16,1 juta KPM sebesar Rp 28,6 triliun, PKH bantuan tunai bersyarat untuk 9,9 juta KPM sebesar Rp 20,3 triliun, bansos tunai kepada 10 juta KPM senilai Rp 17,25 triliun.

Lalu ada program Pra Kerja kepada 3,6 juta peserta senilai Rp 12,75 triliun, bantuan subsidi upah baik 2,1 juta pekerja senilai Rp 2,1 triliun, diskon listrik kepada 3,26 juta pelanggan senilai Rp 5,53 triliun, BLT desa kepada 5,5 juta KM senilai Rp 13,7 triliun dan bantuan kuota internet kepada 36,1 juta siswa dan tenaga pendidik senilai Rp 2,57 triliun.

"Ini menunjukkan APBN bekerja luar biasa cepat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat," tutup Sri Mulyani.

(das/das)