Simak! Penumpang KRL Bogor Kini Naik-Turun di Lantai 2 Stasiun Manggarai

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 25 Sep 2021 12:00 WIB
Setiap harinya, Stasiun Manggarai melayani ratusan perjalanan kereta api. Wajar saja bila Manggarai menjadi salah satu stasiun tersibuk di Indonesia.
Ilustrasi/Foto: ANDHIKA PRASETIA
Jakarta -

Pembangunan jalur layang atau elevated track Bogor Line di Stasiun Manggarai sudah selesai dan siap dioperasikan Sabtu 25 September 2021.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus Gagog mengungkapkan pada 24 September malam sudah dilakukan kegiatan switch over 4 yaitu pemindahan jalur KRL Bogor Line yang tadinya di bawah (at grade).

"Akan dipindah ke jalur 10, 11, 12 dan 13 di lantai 2," kata dia dalam siaran pers, Sabtu (25/9/2021).

Dia menyebut jalur layang Bogor Line ini adalah salah satu bagian untuk pengembangan Stasiun Manggarai dalam rangka pembangunan Jalur Dwi Ganda Manggarai-Cikarang.

Proses uji coba sudah dilakukan. Pada Sabtu ini jalur layang dioperasikan untuk melayani penumpang. Nah penumpang bisa menuju line dengan eskalator, lift difabel dan tangga manual.

Rode menjelaskan untuk pengguna bisa mengakses peron melalui Pintu Barat Stasiun yang menuju arah Pasaraya Manggarai. Pihak stasiun juga melakukan penertiban dan penataan akses yang telah dilakukan baik untuk menekan potensi konflik dengan warga sekitar Manggarai mulai dari akses masuk sampai parkir. Hal ini agar para pengguna jasa bisa lebih mudah mengakses ke Halte TransJakarta.

Menurut dia dengan adanya jalur layang Bogor Line ini penyeberangan penumpang di area level crossing bisa dikurangi. Sebab, sebagai stasiun tersibuk yang melayani ribuan penumpang, potensi insiden di Stasiun Manggarai sangat tinggi, sehingga dengan berkurangnya level crossing maka potensi kecelakaan juga bisa dikurangi.

Selain itu perpindahan penumpang Bogor Line ke Tanah Abang jadi lebih mudah karena berada dalam satu gedung. Khusus untuk penumpang KA Bandara, dengan adanya pengoperasian jalur layang ini, akan semakin dimudahkan untuk berpindah moda transportasi. "Kita ingin dengan pembangunan dan pengembangan Stasiun Manggarai dan DDT secara umum dapat makin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa kereta api," jelas Rode.

Ada penyesuaian naik-turun penumpang KRL. Cek halaman berikutnya.