Jurus Erick Thohir Jaring Emak-emak Jadi Pengusaha

Bahtiar Rifa'i - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 21:45 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono: Ilustrasi Menteri BUMN Erick Thohir
Serang -

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) ditargetkan mencapai 20 juta nasabah. Sebagai contoh, di Banten saja ada 425 ribu nasabah dengan perputaran uang hingga RP 3,8 triliun.

"Kalau satu ibu-ibu mempekerjakan satu orang, saat Covid nambah 5,2 juta job nah ini bagus. Ini mesti digedein makanya dari 10,8 kita targetkan 20 juta. Nah Banten, saya cek, untuk di Banten yang namanya Mekaar total nasabahnya 425 ribu nasabah dengan perputaran uang Rp 3,8 triliun," kata Erick kepada wartawan di Serang, Banten, Jumat (1/10/2021).

Program ini ia klaim naik setiap tahun nasabahnya. Bahkan, saat ini sudah mencapai 10,8 juta nasabah. Makanya, targetnya akan dinaikkan menjadi 20 juta.

Nasabah-nasabah ini katanya dibina agar tidak ada kesenjangan yang makin tinggi apalagi saat COVID-19. .ini juga untuk menaikkan daya beli karena pertumbuhan ekonomi Indonesia tergantung pada konsumsi domestik.

"Kalau kita lihat ekonomi Indonesia, pertumbuhannya tergantung domestik konsumsi, 57 persen kalau nggak salah. Berarti ada hubungan dengan ekonomi manusia," ujarnya.

Selain Mekaar, BUMN juga membangun 10 ribu Pertashop dengan modal Rp 250 juta. Baru digulirkan, program ini sudah ada 2.400 yang menjalankan. Di Banten, per September 2021 sudah ada 60 mitra.

"Di Banten pertashop ada 60 sampai dengan September 2021 dan kita buka, maksudnya nggak karena politik. Ini kebijakan, pesantren ngeply ada yang dapat, Ansor ada, pengusaha daerah ada, Muhammadiyah boleh. Toh ada bank yang mengkurasi, bukan saya yang menunjuk," tutur Erick.

(bri/hns)