Maskapai di AS Wajibkan Seluruh Pegawai Dapat Vaksin Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2021 19:00 WIB
Ilustrasi pesawat dari berbagai maskapai
Ilustrasi/Foto: Pool
Jakarta -

Maskapai penerbangan di Amerika Serikat (AS) diminta oleh pemerintah melakukan percepatan vaksinasi untuk pegawainya paling lambat 8 Desember 2021.

Dikutip dari Reuters, Ketua Tim Penanganan COVID-19 Gedung Putih Jeffrey Zients telah membahas hal ini dengan pimpinan American Airlines, Delta Air Lines dan Southwest Airlines pada Kamis lalu untuk percepatan vaksin pegawai. Zients menyebut vaksinasi ini diharapkan bisa melindungi pegawai dan para penumpang.

Saat ini memang sejumlah penerbangan kakap di AS memiliki kontrak dengan federal. Karena itu Presiden Joe Biden meneken perintah vaksin untuk seluruh pegawai kontraktor yang terlibat dengan Gedung Putih demi alasan kesehatan.

Pihak American Airlines menyebut jika 100.000 karyawan perlu divaksin. Tetapi bagi pegawai yang memiliki alasan kesehatan bisa mendapat pengecualian.

Kepala Eksekutif American Airlines Doug Parker dan Presiden Robert Isom dalam sebuah memo menyampaikan jika maskapai saat ini sedang mempelajari persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Tapi sudah jelas pegawai yang tidak mau divaksin, tidak akan bisa bekerja di American Airlines," kata dia dikutip dari Reuters, Sabtu (2/10/2021).

Asosiasi Pilot di AS menyebutkan jika aturan wajib vaksin bisa membuat tenaga kerja berkurang dan hal ini justru disebut menimbulkan masalah baru yang lebih serius dibandingkan sebelumnya.

Beberapa pegawai dari berbagai sektor memilih untuk berhenti dibanding melakukan vaksin. Departemen Tenaga Kerja AS mengeluarkan perintah darurat agar 80 juta pegawai di sektor swasta bisa divaksin dan dilakukan tes secara rutin.

(kil/eds)