Top! RI Ekspor Chicken Nugget 15 Ton ke Filipina

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 15:01 WIB
Bank Indonesia (BI) memprediksi neraca pembayaran Maret 2014 surplus pada kisaran US$ 500 juta. Surplus ini didorong peningkatan ekspor non migas, yang telah terjadi beberapa bulan terakhir.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Produk olahan ayam asal Indonesia diekspor ke pasar Filipina hingga 15 ton. Ekspor produk nugget dilakukan dalam 2 kali pengiriman pada Juni dan Agustus 2021. Upaya ini merupakan salah satu strategi untuk memperkuat penjualan segmen makanan olahan.

Sebelumnya, perusahaan asal Indonesia juga telah melakukan ekspor nugget ayam ke Jepang pada 2018 lalu. Perusahaan mengatakan langkah ekspor ini bisa jadi cara untuk memperluas pasar baru.

"Dengan keberhasilan Belfoods meluncurkan ekspor nugget dan produk ayam olahan lainnya ke Filipina, harapannya semoga ekspor ini terus berlanjut dan semakin berkembang, Belfoods bisa memperluas pasar ekspor dan strategi ini menjadi salah satu kontributor pertumbuhan kinerja" Kata Managing Director Foods Dicky Saelan melalui keterangan pers di Jakarta, Senin (4/10/2021).

Dicky mengatakan pihaknya fokus mempertahankan kualitas mutu sesuai standar ekspor sehingga pasar ekspor bisa berkembang pesat. Peluang penjualan ekspor ke beberapa negara terus diupayakan, salah satunya Hong Kong dan negara-negara Timur Tengah.

Selain itu, perusahaan juga berusaha memasuki pasar Timur Tengah yang membutuhkan produk-produk berkualitas dengan standar halal yang tinggi. Halal Blockchain yang telah diterapkan perseroan, diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam jaminan halal dan kualitas yang tinggi serta menjadi pembeda dari produk- produk sejenis yang diproduksi oleh negara lain dalam persaingan untuk memasuki pasar Timur Tengah tersebut.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementan, Nasrullah menyampaikan ucapan terimakasih kepada perusahaan yang tak kenal lelah memproduksi olahan unggas untuk bisa memenuhi pasar ekspor.

"Ekspor unggas kita ke dunia tidak terlepas dari kondisi bahwa saat ini kompartementalisasi bebas flu burung Indonesia telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) sesuai dengan standar internasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan telah diterbitkannya daftar unit usaha kompartemen bebas flu burung Indonesia di website OIE" jelas Nasrullah.

Upaya ekspor yang dilakukan oleh Belfoods, selain menunjukkan kemampuan Indonesia untuk bersaing di pasar global, juga sebagai antisipasi over supply produksi ayam broiler yang kerap terjadi beberapa tahun terakhir.

Ekspor yang sudah dilakukan, agar dapat menjadi inspirasi dan semangat bagi pelaku usaha lain untuk tetap semangat menembus langit dunia pungkas Nasrullah.

(fdl/fdl)