Banting Setir Jadi Youtuber saat Pandemi, Pria Ini Kini Miliuner

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 08:50 WIB
Ilustrasi YouTube, Logo YouTube
Foto: Sean Gallup/Getty Images
Jakarta -

Seorang mantan agen perumahan/real estat, Graham Stephan, telah berhasil menjadi seorang miliarder. Ia berhasil menjadi seorang miliarder setelah beralih profesi menjadi seorang Youtuber.

Melansir dari CNBC, Senin (11/10/2021), mantan agen real estat yang telah beralih menjadi seorang Youtuber ini berhasil memiliki lebih dari 3,4 juta pengikut di kanal utamanya. Dikabarkan kalau tahun ini ia berhasil meraup pendapatan sekitar US$ 6 juta atau sekitar Rp 85,8 miliar (bila dihitung dengan kurs Rp 14.300/dolar AS).

Pada awalnya ia memulai karir sebagai seorang Youtuber saat ia terjebak di rumah akibat lockdown selama pandemi. Ia baru mulai menggenjot saluran YouTube-nya karena dia tidak dapat melakukan pekerjaan sebagai seorang agen real estat lagi.

Sejak saat itu ia mulai meniti karirnya sebagai seorang Youtuber dan membuat serta mengedit konten miliknya di garasi rumahnya.

Stephan berhasil meningkatkan taraf hidupnya secara besar-besaran ketika ia pindah dari Los Angeles, California ke Las Vegas pada bulan Desember tahun lalu. Ia memutuskan meninggalkan California selama awal lockdown pandemi Covid tahun lalu setelah ia mengunjungi rumah baru temannya yang ada di Las Vegas.

Saat dalam perjalanan ke Las Vegas untuk mengunjungi seorang teman yang baru saja pindah ke Las Vegas, Stephan mengetahui bahwa rumah sebelah yang belum selesai dibangun akan dijual. Barulah setelah itu ia memutuskan kalau dia ingin tinggal di rumah yang lebih besar agar dapat membuat konten YouTube miliknya dengan lebih nyaman.

"Saya benar-benar tidak tahu akan seperti apa lantainya, seperti apa dapurnya nanti, atau semacamnya," katanya.

Apa yang dia ketahui adalah bahwa tata letak rumah itu "sempurna" untuk tim produksi konten miliknya yang sedang berkembang itu. Rumah tersebut memiliki banyak ruang untuk kantor dan studio podcast, serta kamar tidur tambahan yang memungkinkan asistennya untuk tinggal bersamanya dan membantunya menjalankan lima kanal YouTube-nya.

Semenjak itu ia berhasil meningkatkan karirnya sebagai seorang Youtuber. Selain itu berkat kurangnya pajak pendapatan di Las Vegas bila dibandingkan dengan Los Angeles, Stephan berhasil menghemat sejumlah uang yang dapat ia gunakan sebagai modal investasi.

"Saya menghemat 13,3% (pajak) dengan tinggal di sini," kata Stephan.

"Itu membuat saya memiliki lebih banyak uang yang tersisa yang dapat saya investasikan kembali di tempat lain," jelasnya lagi.

(eds/eds)