Milenial Bisa Punya Rumah Modal Nabung Setahun, Beneran Nih?

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 29 Sep 2021 14:05 WIB
Bank Indonesia (BI) siap mengeluarkan ketentuan baru Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA), termasuk besaran loan to value atau uang muka. Hal tersebut merupakan dampak dari naiknya BI Rate.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Rumah menjadi salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi tanpa terkecuali bagi milenial. Tak jarang, menabung menjadi salah satu cara agar tujuan tersebut tercapai.

Akan tetapi harga rumah atau tanah yang terus naik setiap tahun menjadi tantangan bagi milenial untuk memiliki rumah pertama. Jangan berkecil hati, kini Badan Pengelola Tabungan Rakyat (BP Tapera) menyediakan pelayanan menabung gotong-royong yang terkoneksi dengan teknologi untuk memenuhi kebutuhan rumah.

"Kalau menabungnya sendiri-sendiri berat karena kalah cepat antara jumlah tabungan dengan harga rumah. Kenaikan gaji kita satu bulan itu inflasi 8% satu tahun 10% nggak akan bisa punya rumah. Makanya ada konsep menabung gotong-royong yang bisa membantu para milenial punya rumah," kata Ketua Komisioner BP Tapera, Adi Setianto dalam acara bertajuk 'Tren Properti Incaran Milenial, Cara Mudah Punya Rumah' secara virtual, Rabu (29/9/2021).

Peserta Tapera saat ini masih terdiri dari ASN dengan kategori MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Ke depan, kepesertaan akan diperluas dengan cakupan seluruh pekerja baik formal maupun informal.

Beberapa kelompok pekerja yang disebutkan yaitu ASN, BUMN, BUMD BUMdes, TNI Polri, pegawai swasta yang diwajibkan menjadi peserta tahun 2027, wiraswasta dan pekerja mandiri. "Nah yang menjadi tantangan adalah wiraswasta dan pekerja mandiri karena mereka nggak punya slip gaji," ujarnya.

"Di sinilah peran BP Tapera, kami nggak lihat berapa penghasilan atau kemampuannya yang tahu mereka sendiri karena bisa melihat saldo tabungan melalui aplikasi. Ini yang menjadi bahan pertimbangan untuk menyalurkan pembiayaan, penghasilan kita fokus MBR, UM (upah minimum) sampai Rp 8 juta itu mereka mendapatkan fasilitas KPR dengan suku bunga 5% tenor 5-30 tahun," jelasnya.

Dia menjelaskan, jika seorang pegawai memiliki upah minimum Rp 3 juta dengan iuran 3% maka peserta dapat mulai menabung setiap bulan Rp 90 ribu selama setahun barulah dapat dinyatakan layak untuk mendapatkan fasilitas kepemilikan rumah. Begitupun bagi milenial yang bekerja sebagai pekerja kreatif.

"Nah ini terkait dengan tren ke depan anak-anak muda malas bekerja di belakang meja, mereka jadi YouTuber, entrepreneur. Di sini lah kita menjembatani masyarakat milenial dengan penghasilan tiap bulan berbeda kepada perbankan. Caranya rutin menabung di kita diharapkan dengan menabung rutin 12 bulan bank bisa melihat dan bisa mendapat kemudahan dari sisi lembaga keuangan," paparnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Lihat juga video: Ajukan KPR bisa dari Rumah

[Gambas:Video 20detik]